Ia mengatakan, “Kami suka berhomebase di Meksiko, orang-orangnya terbaik. Dan saya sudah diberi tahu bahwa kartel-kartel menyukai kami,” yang langsung memancing reaksi beragam di media sosial.
Ucapan tersebut muncul di tengah kekhawatiran sebagian pihak terkait keamanan di Meksiko, yang dalam beberapa tahun terakhir memang kerap dikaitkan dengan isu kartel narkoba.
Meski begitu, otoritas sepak bola dan penyelenggara Piala Dunia menegaskan bahwa semua lokasi resmi akan berada di bawah pengamanan ketat demi menjamin keselamatan tim peserta.
Hingga kini, keputusan Iran untuk menjadikan Meksiko sebagai basecamp tetap berjalan sesuai rencana.
Sementara itu, fokus utama tim tetap tertuju pada persiapan menghadapi lawan-lawan berat di fase grup.
Situasi unik ini menambah warna tersendiri dalam dinamika jelang Piala Dunia 2026 yang akan digelar di tiga negara sekaligus, sekaligus memunculkan banyak perbincangan di kalangan penggemar sepak bola dunia.(jpg)
Page: 1 2
Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Murung Raya, Dina Maulidah, mengapresiasi penyelenggaraan Festival Budaya Tira Tangka…
Pemerintah Kabupaten Murung Raya kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga kelestarian budaya melalui pembukaan Festival Budaya…
DPRD Kota Palangka Raya menagih komitmen PT PLN (Persero) untuk segera memulihkan pasokan listrik di…
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menghanguskan sekitar 10 hektare lahan gambut di area persawahan Desa…
DPRD Kalteng memastikan gaji ASN dan PPPK tetap aman meski DBH dari pemerintah pusat belum…
Bupati Pulang Pisau H. Ahmad Rifa'i meminta pemerintah desa mengelola anggaran secara cermat dan akuntabel…