
Rupiah melemah hingga Rp 18.200 dan Pertamax naik di atas Rp 16 ribu. Cuitan lama Gerindra soal kurs dan BBM kembali viral. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
PROKALTENG.CO-Pelemahan nilai tukar rupiah yang menyentuh kisaran Rp 18.200 per dolar Amerika Serikat (AS) tidak hanya memicu kekhawatiran ekonomi, tetapi juga membuka kembali arsip perdebatan politik lama di media sosial.
Dalam beberapa hari terakhir, warganet ramai mengunggah ulang sejumlah cuitan lama akun resmi Partai Gerindra yang pernah mengkritik kondisi ekonomi nasional saat masih berada di luar pemerintahan.
Jejak digital tersebut kembali menjadi bahan diskusi publik karena dinilai kontras dengan kondisi saat ini ketika Prabowo Subianto telah menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia.
Salah satu unggahan yang paling banyak dibagikan ulang berasal dari akun resmi Partai Gerindra pada 23 April 2018. Saat itu, akun @Gerindra merespons keluhan seorang pengguna media sosial mengenai kurs dolar yang mendekati Rp 14.000.
Dalam balasannya, akun tersebut menulis:
“Wah, sudah mau 14 ribu, ya? Padahal Presidennya bukan pak @prabowo.”
Ketua DPRD Kabupaten Murung Raya, Rumiadi, menghadiri pembukaan Parade dan Karnaval Budaya yang menjadi salah…
Pemerintah Kabupaten Murung Raya melalui instansi terkait menggelar Sosialisasi Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 14 Tahun…
Anggota Komisi V DPR RI, Edi Purwanto mendorong evaluasi menyeluruh terkait keselamatan transportasi pasca peristiwa…
Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim berhasil menembak jatuh satu unit drone tempur Amerika…
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Palangka Raya menyimpulkan kebakaran yang menghanguskan belasan bangunan…
Real Madrid dilaporkan mengajukan tawaran kontrak baru kepada Vinicius Junior sejak Piala Dunia 2026, sekaligus…