Categories: Pro Kalteng

Pengakuan Pelaku: Pembunuhan di Kebun Sawit Kotim Dipicu Pengaruh Sabu

Berdasarkan hasil penyidikan sementara, perkelahian maut itu bermula ketika korban dan tersangka bersama lima rekannya berkumpul di sebuah warung. Di warung itu, mereka mengonsumsi minuman keras jenis arak sebanyak lima botol.

Setelah pesta minuman keras itu, keduanya kemudian pergi membeli sabu-sabu di wilayah Kawan Batu sebelum menuju areal kebun sawit di Sarpatim Km 21 untuk mengonsumsinya secara bergantian.

Polisi menyebut, dari keterangan tersangka, korban menjadi pihak yang pertama kali melakukan penyerangan di lokasi kejadian.

Saat itu korban diduga memukul tersangka menggunakan kayu, menarik kerah baju, hingga mendorong dan menekan leher tersangka sampai kesulitan bernapas.

“Dalam perkara ini, berdasarkan keterangan yang ada, korban lebih dulu melakukan penyerangan terhadap tersangka di TKP,” ungkapnya.

Merasa terdesak, AD kemudian mengeluarkan sebilah badik yang dibawanya dan menusukkan senjata tajam tersebut ke tubuh korban sebanyak empat kali. Luka tusuk di bagian dada dan perut itulah yang menyebabkan MN meninggal dunia.

“Tersangka mengaku menusuk sebanyak empat kali mengenai dada dan perut korban hingga menyebabkan korban meninggal dunia,” katanya.

Dari hasil penyelidikan, polisi juga memastikan AD bukan lagi karyawan aktif perusahaan yang berada di sekitar lokasi kejadian. Ia merupakan mantan pekerja yang pernah bekerja di tempat yang sama dengan korban.

“Pelaku bukan karyawan aktif. Dia mantan pekerja di perusahaan itu,” ujarnya.

Dalam pengungkapan kasus ini, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa badik yang digunakan pelaku, kayu yang diduga dipakai korban untuk menyerang, dua unit sepeda motor, pakaian korban dan tersangka, serta perlengkapan yang diduga digunakan untuk mengonsumsi sabu-sabu.

Saat ini, AD telah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat Pasal 458 ayat (1) KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman pidana maksimal 15 tahun penjara.(mif/kpg)

Page: 1 2

M Hafidz

Recent Posts

Srikandi di Dinding Maut: Berawal dari Joki Tong Setan Pasar Malam, Karmila Purba Taklukkan Panggung Eropa

Riuh rendah suara mesin motor yang menderu di dalam silinder kayu raksasa bukan lagi hal…

11 hours ago

Rincian Nafkah Ruben Onsu Rp 243 Juta Terungkap, Ada Biaya Perawatan Anjing dan Sarang Burung

Saat ini perselisihan antara Ruben Onsu dengan mantan istrinya, Sarwendah, terkait nafkah anak masih terus bergulir.

11 hours ago

Seleksi Rektor UPR Memanas, Hanya Empat Bakal Calon Lanjut ke Tahap Berikutnya

Proses verifikasi administrasi pemilihan Rektor UPR periode 2026-2030 telah rampung. Empat bakal calon dinyatakan lolos…

12 hours ago

Piala Dunia 2026: Kapten Tim Alireza Jahanbakhsh Ungkap Keputusan Iran Pilih Meksiko Jadi Homebase

Timnas Iran kembali menjadi sorotan menjelang Piala Dunia 2026 setelah kabar bahwa mereka akan menjadikan…

12 hours ago

Pertamina Ungkap Penyebab Pertamax Rp 16.250, Faktor Harga Minyak Melonjak

PT Pertamina (Persero), buka suara terkait dengan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax…

12 hours ago

Apresiasi Operasi Pasar Murah, Dewan Minta Program Tepat Sasaran

Wakil Ketua I Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Hap Baperdu mengapresiasi langkah Pemerintah Kota…

12 hours ago