Usai api berhasil dipadamkan, petugas memasang garis polisi di sekitar bangkai kendaraan yang telah hangus terbakar.
Pantauan di lokasi menunjukkan aroma bensin masih tercium cukup kuat di sekitar mobil. Petugas pun mengimbau warga agar tidak mendekat maupun melakukan aktivitas yang berpotensi menimbulkan percikan api karena dikhawatirkan masih terdapat sisa bahan bakar yang mudah terbakar.
Dalam pemeriksaan awal, petugas menemukan sejumlah jeriken berisi BBM yang diduga Pertalite di dalam kendaraan. Selain itu, ditemukan pula sebuah tangki modifikasi berukuran besar yang terpasang di dalam mobil.
Temuan tersebut mengindikasikan kendaraan itu diduga digunakan untuk aktivitas pelangsiran BBM. Namun demikian, polisi masih mendalami temuan tersebut dan belum menyimpulkan adanya pelanggaran.
Kapolres Tala AKBP Ricky Boy Siallagan mengatakan penyebab pasti kebakaran hingga kini masih dalam proses penyelidikan.
“Penyebab masih kita lakukan penyelidikan. Namun yang pasti api yang membakar mobil bisa kita padamkan,” ujarnya.
Komisi II DPRD Kalteng meninjau pelaksanaan CSR, kemitraan dengan masyarakat, hingga kesiapsiagaan perusahaan perkebunan dalam…
Salat Istisqa digelar Pemkab Pulang Pisau sebagai ikhtiar memohon turunnya hujan di tengah ancaman karhutla.
Pasokan listrik Kalselteng belum sepenuhnya pulih setelah PLTU TPI Unit 1 mengalami gangguan.PLN menerapkan pemadaman…
Program Kredit UMKM KEREN memberikan pinjaman hingga Rp20 juta tanpa bunga selama dua tahun untuk…
Mengonsumsi sayuran setiap hari menjadi salah satu cara sederhana untuk menjaga pola makan tetap seimbang.…
Ikan bandeng menjadi salah satu bahan makanan yang sering diolah sebagai menu rumahan. Selain mudah…