Usai api berhasil dipadamkan, petugas memasang garis polisi di sekitar bangkai kendaraan yang telah hangus terbakar.
Pantauan di lokasi menunjukkan aroma bensin masih tercium cukup kuat di sekitar mobil. Petugas pun mengimbau warga agar tidak mendekat maupun melakukan aktivitas yang berpotensi menimbulkan percikan api karena dikhawatirkan masih terdapat sisa bahan bakar yang mudah terbakar.
Dalam pemeriksaan awal, petugas menemukan sejumlah jeriken berisi BBM yang diduga Pertalite di dalam kendaraan. Selain itu, ditemukan pula sebuah tangki modifikasi berukuran besar yang terpasang di dalam mobil.
Temuan tersebut mengindikasikan kendaraan itu diduga digunakan untuk aktivitas pelangsiran BBM. Namun demikian, polisi masih mendalami temuan tersebut dan belum menyimpulkan adanya pelanggaran.
Kapolres Tala AKBP Ricky Boy Siallagan mengatakan penyebab pasti kebakaran hingga kini masih dalam proses penyelidikan.
“Penyebab masih kita lakukan penyelidikan. Namun yang pasti api yang membakar mobil bisa kita padamkan,” ujarnya.
Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kalteng yang dinakhodai H. Edy Pratowo. Mengundang para ketua Induk…
Pemerintah kembali menyalurkan berbagai program bantuan sosial kepada masyarakat pada Juni. Penyaluran ini ditujukan untuk…
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Palangka Raya, Emi Abriyani, menyampaikan permohonan maaf kepada pihak…
Komisaris PT. Yasa Artha Trimanunggal (YAT) bernama Andri Mulyono (AM) sudah ditetapkan sebagai tersangka ke-5…
Ganda putra Indonesia Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, susah payah lolos ke Australia Open…
Timnas Indonesia U-19 menang tipis 1-0 atas Kamboja U-19 dalam pertandingan perebutan tempat ketiga Piala…