Untuk mengantisipasi kemungkinan perubahan arah angin yang dapat membawa asap maupun api mendekati jembatan, petugas telah mendirikan posko siaga di ujung Jembatan Tumbang Nusa sejak Minggu sore.
Posko tersebut akan menjadi pusat koordinasi sekaligus tempat siaga personel yang melakukan patroli dan pemantauan secara berkala terhadap perkembangan kondisi di lapangan.
“Sudah kita antisipasi. Hari ini sore tadi kita sudah mendirikan posko di ujung Tumbang Nusa. Dengan adanya posko itu, seluruh personel akan berpatroli dan siaga dengan sarana-prasarana serta sumber air yang tersedia,” jelasnya.
Iqbal memastikan seluruh personel akan terus bersiaga untuk menghadapi kemungkinan munculnya titik api baru maupun perubahan cuaca yang dapat memengaruhi kondisi karhutla di kawasan Jembatan Tumbang Nusa.
“Kalau nanti arah angin kembali mendekat ke jembatan, kita sudah siap melakukan upaya pemadaman,” tutupnya. (adr)
Page: 1 2
Timnas Indonesia U-20 berhasil melaju ke putaran final Piala Asia U-2027. Kepastian itu didapat setelah…
Pemerintah Kabupaten Murung Raya menegaskan komitmen, menekan risiko kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) sekaligus menjamin…
Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah (Disdik) Kalteng angkat bicara terkait beredarnya informasi yang menyebut adanya…
Maraknya konten-konten negatif yang menyerang di berbagai platform media sosial, baik sebagai Gubernur Kalteng maupun…
Operasi Pencarian dan Pertolongan (SAR) terhadap Ujianto (70), warga Desa Kamawen, Kecamatan Montallat, Kabupaten Barito…
Aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau mulai berdampak pada jadwal pergerakan pesawat di sejumlah wilayah