“Sudah sadar setelah operasi, tetapi masih trauma. Dengar suara sedikit saja langsung teriak,” ujarnya.
Ia mengaku sempat menjenguk korban saat masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Muhammadiyah sebelum dirujuk ke rumah sakit yang berbeda. Namun setelah dipindahkan ke Rumah Sakit TNI, warga sudah tidak lagi diperkenankan untuk menjenguk H oleh pihak rumah sakit.
“Saya sempat menjenguk waktu masih di Muhammadiyah. Setelah dirujuk ke RS TNI, kami belum diizinkan masuk untuk menjenguk,” katanya.
Tetangga korban ini juga menuturkan bahwa hingga kini belum diketahui kapan H dapat kembali ke rumah karena masih membutuhkan waktu pemulihan.
“Belum tahu kapan pulang. Masih perlu waktu pemulihan,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, saat kejadian korban dan putranya sedang beristirahat di rumah. Sebelumnya, AW disebut sempat mengalami kelelahan setelah menghadiri acara pernikahan pada hari sebelumnya.
Menurut informasi yang diketahuinya, terduga pelaku masuk ke rumah korban dengan cara mendobrak pintu saat penghuni rumah sedang tidur. Warga baru mengetahui kejadian tersebut setelah korban berlari keluar rumah dalam kondisi terluka akibat serangan senjata tajam.
Sedang mencari ide camilan yang mudah dibuat tetapi tetap menggugah selera? Corn Cheese Balls dari…
Kehadiran pelatih Shin Tae Yong sebagai pelatih baru di tim Persija Jakarta menghadirkan berbagai rumor…
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 mengguncang wilayah Kabupaten Parigi Moutong dan sekitarnya, Selasa (16/6/2026) pukul 11.27…
Kecelakaan laut kembali merenggut korban jiwa di perairan Kotabaru. Kapal perenggek ikan Mega Harapan terbelah…
Periode libur sekolah yang berlangsung pada Juni hingga Juli 2026 mulai berdampak pada kenaikan harga tiket…
Harga minyak dunia langsung terkoreksi tajam setelah Amerika Serikat dan Iran dikabarkan mencapai kesepakatan damai…