
J alias L diamankan petugas usai menghabisi ayah kandungnya.(Humas)
PROKALTENG.CO – Warga Desa Pujon Seberang, Kecamatan Kapuas Tengah, Kabupaten Kapuas, digegerkan dengan dugaan pembunuhan yang menewaskan seorang pria berinisial N (61), Jumat (10/7/2026).
Korban diduga tewas setelah dibacok oleh anak kandungnya sendiri. Polisi kini masih menyelidiki motif dan melengkapi alat bukti.
Korban diduga tewas setelah diserang oleh anak kandungnya sendiri yang berinisial J alias L (28).
Berdasarkan informasi kepolisian, sebelum kejadian pelapor yang masih memiliki hubungan keluarga dengan korban mendengar suara pertengkaran antara terduga pelaku dan ayahnya.
Karena pertengkaran tersebut disebut sudah kerap terjadi, pelapor tidak langsung keluar rumah.
Namun, situasi berubah ketika terdengar teriakan warga dari seberang rumah.
Pelapor kemudian keluar dan mendapati korban sudah tergeletak di kolong bagian depan rumah dengan sejumlah luka bacok.
Korban mengalami luka bacok di bagian belakang leher, punggung, dan lutut.
Kejadian itu kemudian dilaporkan kepada warga lain yang selanjutnya diteruskan ke Polsek Kapuas Tengah untuk penanganan lebih lanjut.
Petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, serta melakukan penyelidikan.
Kapolsek Kapuas Tengah AKP Muhammad Saladin bersama Kasat Reskrim Polres Kapuas AKP Danny Arrizal Saputra menyatakan proses penyidikan masih terus berlangsung untuk mengungkap secara lengkap motif serta rangkaian peristiwa yang menyebabkan korban meninggal dunia.
Page: 1 2
Kejagung masih mendalami alat bukti dan berkas perkara yang diserahkan Polri dalam kasus dugaan korupsi…
Warga Katingan mengeluhkan proyek drainase di Jalan Soekarno Hatta yang memutus akses rumah tanpa menyediakan…
DPRD Kota Palangka Raya mendukung penutupan TPS Jalan Lawu sebagai upaya menciptakan lingkungan yang lebih…
Pemko Palangka Raya akan mengalihfungsikan eks SDN 2 Langkai menjadi pusat layanan anak berkebutuhan khusus.
Wali Kota Fairid Naparin menegaskan pelaku pembakaran lahan akan diproses hukum.
Meningkatnya tensi geopolitik di kawasan Selat Hormuz kembali memicu kekhawatiran terhadap stabilitas pasokan energi dunia.