
Kepala Dinas Pendidikan Kalteng, M. Reza Prabowo. (ist)
PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang semakin tebal membuat Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) mengambil langkah khusus untuk melindungi kesehatan peserta didik.
Jam tatap muka SMA, SMK, dan Sekolah Khusus (SKh) di wilayah terdampak dipangkas dari 45 menit menjadi 30 menit per jam pelajaran.
Kepala Disdik Provinsi Kalteng M. Reza Prabowo, mengatakan kebijakan tersebut diambil sebagai langkah antisipasi untuk melindungi kesehatan peserta didik di tengah memburuknya kualitas udara di sejumlah wilayah Kalteng.
“Penyesuaian ini dilakukan karena kabut asap di beberapa kabupaten dan kota semakin tebal sehingga berpotensi mengganggu proses belajar mengajar serta kesehatan peserta didik. Keselamatan siswa menjadi prioritas utama kami,” ujar Reza, Rabu (19/8/2026).
Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalteng Nomor 400.3.1/4480/Disdik.PSMK.01/2026 tentang Kegiatan Belajar Mengajar Akibat Terpapar Kabut Asap untuk SMA, SMK, dan SKh di Kalteng.
“Peserta didik diimbau menggunakan masker saat beraktivitas, baik di ruang kelas maupun di luar kelas. Kami juga meminta sekolah mengurangi aktivitas peserta didik di luar ruangan agar tidak terpapar asap dalam waktu lama,” katanya.
Selain mewajibkan penggunaan masker, Disdik Kalteng juga meminta sekolah yang terdampak kabut asap untuk meniadakan upacara bendera maupun apel di lapangan selama kondisi udara belum membaik.
“Sekolah juga diminta mengurangi jam tatap muka dari 45 menit menjadi 30 menit per jam pelajaran. Langkah ini dilakukan untuk menyesuaikan proses pembelajaran dengan kondisi lingkungan yang sedang terdampak kabut asap,” jelasnya.
Reza menegaskan, sekolah yang berada di wilayah tidak terdampak kabut asap tetap dapat melaksanakan kegiatan belajar mengajar seperti biasa tanpa penyesuaian jam pelajaran.
Page: 1 2
Akibat dampak kabut asap yang disebabkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Operasional penerbangan di Bandar…
Ada pemandangan tak biasa saat Tim BPK Kamboja melakukan pemadaman kebakaran lahan gambut di Jalan…
Menindaklanjuti instruksi Wali Kota, Pemko Palangka Raya mengerahkan seluruh OPD beserta sarana tandon air dan…
DPRD Palangka Raya meminta pemerintah memprioritaskan warga usia produktif di bawah 40 tahun serta memberikan…
Pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) karhutla di Kalteng terkendala penerbangan akibat jarak pandang terhalang kabut…
Perusahaan Umum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (Perum LPPNPI) atau AirNav Indonesia resmi membuka…