Pertumbuhan ekonomi sebesar 3,53 persen memang masih menunjukkan arah yang positif.
Namun angka tersebut juga memberikan pesan bahwa Kalteng tidak bisa terusmengandalkan pola pembangunan lama.
Saatnya daerah ini bergerak dari ekonomi berbasis komoditas menuju ekonomiberbasis nilai tambah, inovasi, dan keberlanjutan.
Dengan langkah tersebut, Kalteng tidak hanya menjadi penghasil sumber daya alam, tetapi juga pusat pertumbuhan ekonomi baru yang tangguh dan berdaya saing.
*)Penulis adalah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Palangka Raya (FEB UPR)
BRI Peduli menyalurkan 7.500 masker dan 1.000 pack vitamin melalui Posko UPR untuk membantu masyarakat…
Timnas Indonesia U-20 diprediksi menurunkan kekuatan terbaik saat menghadapi Laos U-20 pada matchday kedua Grup…
Tujuh warga Palestina tewas dan 31 lainnya terluka akibat serangan Israel di Jalur Gaza dalam…
Target pertumbuhan ekonomi nasional 6 persen pada 2027 menjadi momentum bagi Kalimantan Tengah untuk meningkatkan…
Pemerintah Kabupaten Murung Raya melalui Dinas Pertanian dan Perikanan (Distanik) terus mengambil langkah strategis dalam…
Induk dan anak orangutan ditemukan bertahan di atas pohon di tengah lahan gambut bekas karhutla…