Melalui pelatihan tersebut, peserta dipersiapkan agar memiliki kemampuan yang lebih sesuai dengan kebutuhan pasar kerja luar negeri sekaligus meningkatkan daya saing tenaga kerja Indonesia.
Pendaftaran Batch 2 berlangsung pada 28 September hingga 31 Oktober 2026 melalui kanal pendaftaran BP3MI.
Dalam proses pendaftaran kali ini, calon peserta tidak lagi diwajibkan memiliki kartu kuning atau AK-1.
Menteri Mukhtarudin berharap program tersebut dapat membuka akses yang lebih luas bagi generasi muda dan masyarakat Indonesia untuk meningkatkan keterampilan serta memanfaatkan peluang kerja di luar negeri.
“Kita ingin anak-anak muda Indonesia punya kesempatan yang lebih luas. Dengan kompetensi yang baik, mereka bisa bekerja dengan lebih siap dan memiliki daya saing ketika masuk ke pasar kerja global,” pungkas Menteri P2MI Mukhtarudin.(tim)
Page: 1 2
Kerajinan getah nyatu karya warga binaan Lapas Kasongan dibeli Kanwil Kemenkum untuk cenderamata resmi.
Saat karier para bintang tenis berakhir dan mereka meletakkan raket untuk terakhir kalinya, sulit untuk…
Ayam Taliwang menjadi salah satu kuliner khas Lombok yang dikenal dengan perpaduan rasa gurih, pedas,…
Soto banjar merupakan salah satu kuliner khas Kalimantan Selatan yang terkenal di Indonesia. Hidangan ini…
Aktivitas perkuliahan mahasiswa ikut terdampak akibat tebalnya kabut asap di Kota Palangka Raya. Selain mengganggu…
Hubungan antarmanusia tidak selalu berjalan sederhana. Ada kalanya seseorang memilih menyembunyikan rasa kecewa, kesal, atau…