Korban bencana yang sudah diakomodasi dengan bantuan sosial (bansos) sampai dengan Desember 2021 berjumlah 2.990 orang.
Hingga saat ini penyintas bencana alam penerima bansos masih dalam penghitungan.
Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan Syadzily mempertanyakan Sistem Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) menyusul adanya ribuan ASN yang masuk penerima bansos. Menurutnya, hal ini memperlihatkan DTKS masih bermasalah.
“Ini kan masih ada masalah dengan DTKS data terpadu kesejahteraan sosial, kalau misalnya ASN masih terdaftar sebagai penerima bantuan sosial,” ujar Ace kepada wartawan.
Menurut Ace, sistem pendataan DTKS patut dipertanyakan. Sebab sistemnya kerap kali bermasalah. “Berarti kan patut dipertanyakan juga sistem pendataannya kok masih bermasalah seperti ini,” ujarnya.
Politikus Golkar ini menilai, ASN yang sudah mendapatkan penghasilan tetap seharusnya bukan menjadi prioritas penerima bantuan sosial. “Dan memang ASN yang sudah mendapatkan gaji pendapatan kan harusnya tidak menjadi prioritas mendapatkan bantuan sosial,” tegasnya. (jpg)
Page: 1 2
Bupati Murung Raya (Mura), Heriyus, menghadiri Rapat Evaluasi Pencegahan dan Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan…
Pemerintah Kota Palangka Raya memusatkan upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada titik-titik yang…
Kebakaran melanda sebuah gudang berbahan kayu di Jalan Piranha Ujung, Kelurahan Bukit Tunggal, Kecamatan Jekan…
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah tidak hanya mengancam permukiman dan aktivitas masyarakat, tetapi…
Belakangan beredar anggapan bahwa layanan scaling gigi atau pembersihan karang gigi tidak lagi ditanggung BPJS…
Arema FC akan ditantang oleh tim promosi Isenmulang Kalteng FC dalam laga perdana BRI Super League musim 2026-2027 yang akan…