Dampak Ekonomi Mulai Dirasakan Warga Amerika
Salah satu faktor yang memicu meningkatnya penolakan adalah dampak ekonomi dari konflik yang berkepanjangan. Sejak AS bergabung dengan Israel dalam serangan terhadap Iran pada 28 Februari, harga bahan bakar di Amerika mengalami kenaikan yang turut mendorong tekanan inflasi.
Gangguan yang terjadi di Selat Hormuz menjadi penyebab utama. Jalur pelayaran strategis tersebut merupakan salah satu urat nadi perdagangan energi dunia, termasuk minyak, gas alam, dan berbagai produk turunannya.
Iran beberapa kali berhasil mengganggu aktivitas pelayaran di kawasan tersebut, memicu kekhawatiran pasar global dan berdampak langsung terhadap harga energi.
Ketua DPR AS Mike Johnson mengakui bahwa pemerintahan Trump sedang berupaya mencari solusi untuk membuka kembali jalur perdagangan tersebut.
“Kami sedang mengerjakan bagian terakhir itu. Seluruh dunia memiliki kepentingan agar Selat Hormuz dibuka kembali untuk perdagangan. Itulah yang sedang dia kerjakan,” kata Johnson.
Kasus pidana dengan tersangka Dokter Richard Lee memasuki babak baru. Pada Kamis (4/6), semua berkas…
Ada sesuatu yang unik tentang pertengahan tahun. Semangat yang menggebu-gebu di awal Januari mulai memudar.…
Seorang pedagang kosmetik kehilangan sepeda motor saat salat Magrib berjamaah di Masjid Raya Nurul Islam…
DPRD Kalteng mempercepat pembahasan Raperda Penyelesaian Sengketa Lahan dan Konflik Pertanahan yang ditargetkan rampung paling…
Kejari Palangka Raya mempertimbangkan memanggil mantan Pj Wali Kota Hera Nugrahayu dalam pengembangan penyidikan dugaan…
Moto3 rookie Brian Uriarte resmi didiskualifikasi dari seluruh hasil Moto3 Catalunya 2026 setelah motor yang…