
Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (AP/Manuel Balce Ceneta)
PROKALTENG.CO-Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menghadapi tekanan politik yang semakin besar setelah Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) AS menyetujui resolusi yang bertujuan membatasi keterlibatan militer Amerika dalam konflik dengan Iran. Keputusan ini menjadi teguran terbuka terhadap strategi perang Trump yang telah berlangsung selama tiga bulan terakhir.
Resolusi kekuatan perang (war powers resolution) disahkan DPR AS pada Rabu lalu dengan perolehan suara 215 berbanding 208. Menariknya, empat anggota Partai Republik ikut bergabung dengan Demokrat untuk mendukung langkah tersebut, menandakan meningkatnya ketidakpuasan terhadap kebijakan Gedung Putih.
Meski resolusi tersebut belum otomatis menghentikan operasi militer AS terhadap Iran, hasil pemungutan suara menjadi sinyal kuat bahwa dukungan politik terhadap perang mulai terkikis, bahkan dari partai presiden sendiri.
“Cukup sudah” kata Gregory Meeks, anggota DPR dari New York yang juga merupakan petinggi Demokrat di Komite Urusan Luar Negeri DPR AS.
“Sudah saatnya presiden melakukan hal yang benar. Orang-orang lelah menderita karena perang pilihannya – menderita di pompa bensin, menderita di supermarket,” lanjut Meeks.
Tuan rumah mengirimkan empat wakilnya ke babak semifinal Indonesia Open 2026. Dua wakil dari ganda putra, satu…
Menurut astrologi, bulan Juni 2026 menjanjikan peluang finansial dan kejutan menyenangkan bagi beberapa zodiak.
Kabar buruk menimpa Tim Nasional (Timnas) Jerman menjelang bergulirnya putaran final Piala Dunia 2026.
Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer Gerungan alias Noel Ebenezer dijatuhi hukuman 4 tahun 6…
Sebuah bis yang membawa rombongan wisatawan mengalami insiden kecelakaan setelah diduga tidak kuat menanjak di…
Demisioner Wapresma UPR Vinsensius menilai Presiden Mahasiswa terpilih Jales perlu mengedepankan etika dan moral dalam…