Categories: Opini

Polemik Frasa ”Tanpa Persetujuan Korban”

Di tahun-tahun sebelumnya, berbagai studi telah menemukan bahwa perilaku seks bebas sudah berada pada taraf yang benar-benar mencemaskan. Survei yang dilakukan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dan Kemenkes pada Oktober 2013 menemukan sebanyak 63% remaja sudah pernah melakukan hubungan seks dengan kekasihnya maupun orang sewaan dan dilakukan dalam hubungan yang belum sah.

Sementara Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) di tahun 2017 menemukan sekitar 2% remaja wanita usia 15–24 tahun dan 8% remaja pria di usia yang sama mengaku telah melakukan hubungan seksual sebelum menikah. Dan 11% di antaranya bahkan mengalami kehamilan yang tidak diinginkan.

Dari data SDKI (2017) tercatat 80% wanita dan 84% pria mengaku pernah berpacaran. Kelompok usia 15–17 tahun merupakan kelompok yang mulai pacaran kali pertama, yakni 45% wanita dan 44% pria. Kebanyakan wanita dan pria mengaku saat berpacaran telah melakukan berbagai aktivitas yang berisiko.

Berbagai aktivitas yang dilakukan seperti berpegangan tangan 64% wanita dan 75% pria, berpelukan 17% wanita dan 33% pria, cium bibir 30% wanita dan 50% pria, serta meraba/diraba 5% wanita dan 22% pria.Selain itu, dilaporkan pula sebanyak 8% pria dan 2% wanita telah melakukan hubungan seksual.

Di antara wanita dan pria yang telah melakukan hubungan seksual pranikah, 59% wanita dan 74% pria melaporkan mulai berhubungan seksual kali pertama pada umur 15–19 tahun. Persentase paling tinggi terjadi pada umur 17 tahun sebanyak 19%. Di antara remaja yang telah melakukan hubungan seksual dilaporkan 12% wanita mengalami kehamilan tidak diinginkan dan 7% pria yang pasangannya mengalami kehamilan tidak diinginkan.

Praktik hubungan seksual pranikah yang dilakukan sebagian remaja di Indonesia seperti ditemukan dalam berbagai studi sudah barang tentu membuat banyak pihak prihatin. Memasuki era digital, di mana akses terhadap cyberporn menjadi jauh lebih terbuka, kemungkinan remaja terlibat dalam praktik asusila bisa dipastikan makin besar. Sikap permisif remaja ditengarai makin meluas.

Page: 1 2 3

Indar

Share

Recent Posts

Seleksi Paskibraka Kalteng 2026 Dibuka, Fokus Cetak Generasi Berkarakter dan Nasionalis

Seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Provinsi Kalimantan Tengah tahun 2026 resmi dibuka.

7 hours ago

Kalteng Alami Inflasi 3,66 Persen, Ini Komoditas Pemicunya

Inflasi Kalimantan Tengah pada April 2026 mencapai 3,66 persen secara tahunan (year-on-year).

7 hours ago

Inter Milan Tegaskan Alessandro Bastoni Tidak Dijual ke Barcelona

Upaya Barcelona memboyong Alessandro Bastoni ke Spotify Camp Nou dipastikan akan menemui jalan terjal. Inter…

7 hours ago

Bungkam PSIM Jogjakarta, Persib Bandung Perlebar Jarak dari Borneo FC

Persib Bandung menang tipis 1-0 atas PSIM Jogjakarta berkat gol tunggal Patricio Matricardi pada pertandingan…

8 hours ago

Jalur Batanjung–Sei Pinang Ditarget Fungsional 2028, Akses Kapuas Makin Terbuka

Bupati Kapuas HM Wiyatno optimistis konektivitas antarwilayah akan memangkas waktu tempuh hingga 50 persen sekaligus…

9 hours ago

Motorola Razr 2026 Resmi Rilis: Baterai Baru Jadi Senjata Kalahkan Apple dan Samsung

Motorola kembali bikin gebrakan di dunia smartphone lipat lewat lini Razr 2026 yang membawa banyak perubahan…

10 hours ago