Ia mengatakan bahwa kesempatan ini masih terbuka lebar bagi siapa saja. Pihak rumah sakit dan pemerintah daerah tidak membatasi manfaat program ini hanya untuk warga lokal.
“Bagi masyarakat Kabupaten Lamandau, maupun yang berada di luar daerah, masih ada kesempatan untuk mendaftarkan anak atau kerabatnya mengikuti program ini. Kami ingin menjangkau sebanyak mungkin anak-anak yang membutuhkan,” katanya.
Bagi para orang tua yang mengantre, hari-hari ini bukan sekadar tentang prosedur medis. Ini adalah tentang masa depan anak-anak mereka tentang keberanian yang sempat surut, dan tentang tawa tanpa beban yang selama ini mereka impikan.
Waktu tiga hari yang disediakan pihak rumah sakit diharapkan mampu menjaring lebih banyak “senyum baru” yang lahir dari Bumi Bahaum Bakuba. Bagi Anda atau kerabat yang membutuhkan, pintu RSUD Gusti Abdul Ghani masih terbuka terbuka lebar hingga dua hari ke depan. (*)
Page: 1 2
Kalau bosan dengan olahan ayam yang itu-itu saja, Ayam Mayo Cabe Hijau bisa menjadi menu…
Persaingan Moto3 2026 memasuki babak penting saat seri Republik Ceko digelar akhir pekan ini. Di tengah ketatnya…
Kalau sedang mencari menu yang praktis, bergizi, dan mengenyangkan, Butter Salmon Rice bisa menjadi pilihan…
Saat membahas mobil listrik, baterai menjadi komponen yang paling sering menimbulkan kekhawatiran. Banyak orang beranggapan…
Setelah FIFA Series dan FIFA Matchday, Timnas Indonesia memiliki sederet hajatan penting di tahun 2026.
Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kalimantan Selatan menggagalkan peredaran 128,7 kilogram sabu yang diduga terkait…