“Secara nyata kita lihat pembinaannya begitu bagus. Bahkan hasil-hasilnya juga sudah ditampilkan tadi, ada yang memiliki keterampilan,” katanya.
Dia menegaskan bahwa keberadaan anak di LPKA bukan berarti mereka kehilangan harapan. Sebaliknya, proses pembinaan harus menjadi bekal agar mereka mampu kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik.
“Masuk ke sini bukan berarti dibuang, tetapi ada pembinaan. Sehingga setelah keluar, mereka bisa bermanfaat bagi keluarga, daerah, dan Indonesia,” tegasnya.
Untuk memperkuat pembinaan tersebut, Subandi mendorong kolaborasi antara LPKA dengan berbagai perangkat daerah yang memiliki program pendidikan, pelatihan, dan peningkatan kapasitas bagi anak-anak.
“Di Dalduk juga ada program untuk anak, kemudian di Disnaker ada BLK. Masih banyak dinas lain yang melaksanakan pelatihan-pelatihan dalam rangka meningkatkan kapasitas anak,” ungkapnya.
Menurutnya, sinergi lintas sektor perlu terus ditingkatkan agar seluruh program pelatihan yang dimiliki pemerintah daerah dapat dimanfaatkan oleh anak binaan sebagai bekal setelah menyelesaikan masa pembinaan.
“Ini tinggal diteruskan. Kolaborasi ke depan harus terus diperkuat agar pembinaan anak-anak ini semakin bermanfaat,” imbuhnya.
Kepala Kanwil Ditjenpas Kalteng Hensah menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh tamu undangan yang telah memberikan perhatian terhadap pembinaan anak di LPKA.
Ia juga memaparkan kondisi umum LPKA Kelas II Palangka Raya, mulai dari kapasitas hunian, jumlah penghuni, fasilitas pembinaan, berbagai sertifikasi yang telah diraih, hingga kerja sama dengan berbagai instansi dalam mendukung pelaksanaan tugas pemasyarakatan.
“Terima kasih atas kehadiran Bapak dan Ibu sekalian dalam peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2026. Dukungan seluruh stakeholder menjadi kekuatan bagi kami untuk terus menghadirkan pembinaan yang berkualitas bagi anak binaan agar mereka memiliki bekal menjadi pribadi yang lebih baik ketika kembali ke tengah masyarakat,” ujar Hensah.
Hensah juga menegaskan bahwa Kanwil Ditjenpas Kalteng akan terus berupaya meningkatkan kualitas pembinaan meskipun dihadapkan pada berbagai keterbatasan.
“Dengan segala keterbatasan yang ada, kami akan terus berusaha mendidik dan membina anak binaan di LPKA. Kami juga membuka ruang kolaborasi dengan seluruh pihak agar anak-anak ini dapat tumbuh menjadi pribadi yang lebih pintar, bertanggung jawab, dan memiliki masa depan yang lebih baik,” tegasnya.(adr)
Page: 1 2
Gubernur Kalteng Agustiar Sabran meninjau Pos Siaga Karhutla di Pulang Pisau dan menegaskan setiap titik…
Meski Kuntadi sudah menjadi jaksa agung muda bidang tindak pidana khusus (jampidsus) definitif, Jaksa Agung…
Jika bosan dengan olahan ayam yang itu-itu saja, Garlic Parmesan Chicken Legs bisa menjadi menu…
Ingin menikmati hidangan ala restoran Jepang tanpa harus keluar rumah? Sticky Teriyaki Chicken Fried Rice…
Aliansi Jurnalis Independen (AJI) mendesak Presiden RI Prabowo Subianto meminta maaf usai menyebut profesi jurnalis…
Sering dimarahi sang ayah, seorang pemuda di Kapuas nekat menebas ayah kandungnya hingga tewas menggunakan…