
Ilustrasi pengisian bahan bakar minyak. (net)
PROKALTENG.CO-Harga minyak dunia langsung terkoreksi tajam setelah Amerika Serikat dan Iran dikabarkan mencapai kesepakatan damai untuk mengakhiri konflik yang selama beberapa bulan terakhir memicu ketegangan global.
Kesepakatan tersebut disambut positif pelaku pasar karena dinilai mampu meredakan ancaman terganggunya distribusi energi dari kawasan Timur Tengah. Dampaknya, harga minyak mentah dunia turun signifikan pada perdagangan awal pekan.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump melalui akun Truth Social miliknya menyebut proses negosiasi dengan Iran telah rampung. Pernyataan itu langsung memicu optimisme investor terhadap stabilitas pasokan minyak global.
Harga minyak Brent tercatat turun sekitar 3,9 persen ke level USD84 per barel. Sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) asal Amerika Serikat merosot hingga 4,8 persen dan diperdagangkan di kisaran USD81 per barel.
Jika posisi tersebut bertahan hingga penutupan perdagangan, maka harga minyak dunia akan menjadi yang terendah sejak awal Maret 2026, atau sebelum konflik memanas.
Page: 1 2
Kondisi Sungai Kahayan di kawasan Pelabuhan Rambang, Kota Palangka Raya saat ini tengah mengalami penyurutan.…
Program SMK Go Global menyiapkan 500 ribu calon pekerja migran dengan kompetensi yang disesuaikan kebutuhan…
Dua Bhabinkamtibmas Polres Barsel masuk nominasi Kompolnas Award 2026 tingkat nasional berkat inovasi dan pengabdian…
Bupati Barsel Eddy Raya mengapresiasi dua personel Polres Barsel yang masuk nominasi Kompolnas Awards 2026…
Wakil Ketua Bidang Ekonomi Kreatif dan Pariwisata DPD I Partai Golkar Kalimantan Tengah (Kalteng), Purdiono,…
Ketua DPRD Kabupaten Murung Raya, Rumiadi, menghadiri penutupan Festival Budaya Tira Tangka Balang Tingkat Kabupaten…