
Ilustrasi air putih. Foto: Ist
PROKALTENG.CO-Di tengah kesibukan yang semakin padat, konsumsi air putih kerap menjadi kebutuhan dasar yang sering diabaikan. Meski kesadaran masyarakat terhadap gaya hidup sehat terus meningkat, tidak sedikit orang yang lebih memilih minuman manis, kopi, atau minuman berkafein dibanding memenuhi kebutuhan cairan tubuh dengan air putih.
Pakar kesehatan mengingatkan bahwa kebiasaan tersebut tidak boleh dianggap sepele. Kekurangan cairan atau dehidrasi dapat mengganggu fungsi berbagai organ tubuh karena tidak memperoleh dukungan cairan yang cukup untuk bekerja secara optimal.
Salah satu penyebabnya adalah gaya hidup modern yang serba cepat. Banyak orang lebih memilih minuman berperisa karena dianggap lebih menyegarkan, sementara air putih dinilai kurang menarik. Selain itu, kesibukan bekerja membuat sebagian orang menunda minum hingga rasa haus muncul. Padahal, rasa haus merupakan tanda awal tubuh telah mengalami dehidrasi ringan.
Kurangnya asupan air putih dapat menimbulkan berbagai gangguan kesehatan secara bertahap. Dehidrasi dapat menurunkan fungsi kognitif yang ditandai dengan berkurangnya konsentrasi, munculnya sakit kepala, hingga rasa kantuk berlebihan pada siang hari.
Page: 1 2
Hari ketiga pencarian, Tim SAR Gabungan masih berupaya menemukan ABK TB Kapuas Bahari V yang…
Sidang kasus dugaan pemalsuan dokumen dengan terdakwa Bima ditunda hingga pekan depan. Kuasa hukum meminta…
Disdik Kota Palangka Raya memastikan pelaksanaan SPMB 2026 berlangsung transparan dengan sistem empat jalur yang…
Dua anggota Satresnarkoba Polres Katingan yang hilang usai bentrokan saat penggerebekan narkoba di Desa Tumbang…
Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda. Resmi mengukuhkan pengurus Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kabupaten Seruyan masa bakti…
Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), memastikan tidak akan memberikan pengecualian atau dispensasi, kepada…