Tak hanya itu, ginjal juga harus bekerja lebih keras untuk menyaring zat sisa metabolisme. Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko terbentuknya batu ginjal akibat pengendapan mineral yang tidak terbuang secara optimal.
Sistem pencernaan pun tidak luput dari dampaknya. Kurangnya cairan menjadi salah satu penyebab utama sembelit karena proses pencernaan membutuhkan air dalam jumlah yang cukup. Dari sisi penampilan, dehidrasi juga dapat membuat kulit tampak lebih kering, kusam, dan kehilangan elastisitasnya. Selain itu, metabolisme tubuh dapat melambat sehingga memicu rasa lelah dan menurunkan energi saat beraktivitas.
Para ahli menegaskan bahwa menjaga kecukupan cairan merupakan langkah sederhana sekaligus efektif untuk membantu mencegah berbagai gangguan kesehatan. Karena itu, masyarakat dianjurkan tidak menunggu hingga merasa haus untuk mulai minum air putih.
Beberapa kebiasaan sederhana dapat diterapkan, seperti selalu membawa botol minum saat beraktivitas, membiasakan minum segelas air putih setelah bangun tidur, serta memenuhi kebutuhan cairan tubuh secara rutin sepanjang hari. (nor/fir/jpg)
Page: 1 2
Pemerintah Kota Palangka Raya menegaskan komitmennya, dalam mempercepat pemenuhan sembilan tatanan Kota Sehat yang menjadi…
Kuasa hukum Prof. Bhayu Rhama, Parlin B Hutabarat, menepis keras tudingan keterlibatan kliennya dalam permasalahan…
Polres Murung Raya menggelar acara syukuran dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 dengan mengusung tema “Polri…
Bupati Murung Raya (Mura), Heriyus, menghadiri pembukaan Turnamen Bola Voli Piala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan…
Kapolda Kalimantan Tengah menegaskan penyelamatan dua anggota Satresnarkoba Polres Katingan yang masih hilang menjadi prioritas…
Keluarga Aipda Yudhi masih berduka atas gugurnya anggota Satresnarkoba Polres Katingan saat menjalankan tugas pemberantasan…