Pentingnya Mengendalikan Kolesterol Jahat
Dalam kesempatan yang sama, Head of Brand & Marketing Daewoong Pharmaceutical Indonesia, dr. Wicak Prasetiadi, menjelaskan bahwa pengendalian kadar LDL-C atau kolesterol jahat hingga di bawah 55 mg/dL menjadi salah satu langkah penting untuk membantu mengurangi risiko penyebab angina.
Menurutnya, bagi pasien yang sulit mencapai target kolesterol dengan terapi statin tunggal atau memiliki kekhawatiran terhadap efek samping statin dosis tinggi, pendekatan kombinasi statin dan ezetimibe dapat menjadi pilihan.
“Bagi pasien yang sulit mencapai target dengan terapi statin tunggal konvensional, atau memiliki kekhawatiran terhadap efek samping statin dosis tinggi, pendekatan jalur ganda atau dual-pathway berbasis kombinasi statin dan ezetimibe dapat menjadi pilihan yang efektif,” ujar dr. Wicak.
Ia juga menyoroti pentingnya kepatuhan pasien dalam menjalani terapi jangka panjang. Berdasarkan tinjauan sistematis yang dipublikasikan dalam jurnal Clinical Therapeutics, semakin banyak jumlah obat yang harus dikonsumsi setiap hari, semakin rendah tingkat kepatuhan pasien.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Mencatat sebagian wilayah Kalimantan Tengah mulai memasuki musim kemarau…
Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Subandi. Mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026…
Kelangkaan minyak goreng subsidi merek Minyakita, mulai dikeluhkan masyarakat di sejumlah wilayah Kota Palangka Raya.…
Keresahan terhadap kondisi ekonomi nasional mulai menjelma menjadi gelombang perlawanan dari kalangan mahasiswa.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan akan menelusuri lebih lanjut kemunculan nama Raffi Ahmad dalam persidangan kasus dugaan…
Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Pahandut, menangkap seorang pria berinisial S (37) yang diduga mencuri sepeda…