Categories: Ekobis

Kemarau dan Kabut Asap Picu Kenaikan Harga Ikan Laut dan Sungai di Palangka Raya

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Kondisi kemarau yang disertai kabut asap kebakaran hutan dan Lahan (Karhutla) mulai ikut memengaruhi pasokan dan distribusi ikan ke Pasar Besar Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng).

Berkurangnya pasokan dari nelayan dan kendala pengiriman membuat harga sejumlah ikan mengalami kenaikan.

Pedagang ikan laut di Pasar Besar, Muhammad Kasri (50), mengatakan kondisi pasokan ikan laut saat ini cenderung berkurang. Hal tersebut terutama terasa pada komoditas cumi-cumi.

“Cumi-cumi naik dari Rp90 ribu menjadi Rp120 ribu karena dari nelayan berkurang,” kata Kasri kepada Prokalteng pada Selasa (15/9/2026).

Selain pasokan dari nelayan yang berkurang, kondisi kemarau dan kabut asap juga menjadi tantangan dalam proses pengiriman.

Ikan yang dijual di Palangka Raya tidak seluruhnya berasal dari wilayah sekitar, sehingga kelancaran distribusi dari daerah pemasok turut menentukan ketersediaan ikan di pasar.

Harga sejumlah ikan laut lainnya juga mengalami kenaikan. Ikan yang sebelumnya berada di kisaran Rp55 ribu kini menjadi sekitar Rp60 ribu.

Sementara itu, pedagang ikan sungai, Ida (52), mengatakan kenaikan harga juga terjadi pada sejumlah ikan air tawar. Harga nila yang sebelumnya sekitar Rp50 ribu kini menjadi Rp60 ribu.

Sedangkan patin naik dari Rp33 ribu menjadi Rp35 ribu.

Page: 1 2

M Hafidz

Recent Posts

Medan Gambut Kering Bikin Api Menyebar, Tim Gabungan Polres Barsel Kerahkan Drone Pantau Titik Api

Kondisi tanah gambut yang kering pemicu penyebaran karhutla di Desa Madara disisir menggunakan drone oleh…

9 hours ago

Sabtu Besok Bawa Angin Segar bagi 6 Zodiak Ini, Rezeki Berdatangan Tanpa Henti

TERKADANG, perubahan positif justru bermula ketika persoalan yang berlarut-larut menemukan jalan keluar, pengeluaran menjadi lebih…

10 hours ago

Tinjau Proyek Rp17,5 M Miliar di Lamandau, Komisi IV DPRD Kalteng Minta Kualitas Dijaga

Komisi IV DPRD Kalteng meninjau proyek rekonstruksi Jalan Sepaku–Perigi senilai Rp17,5 miliar di Lamandau sekaligus…

10 hours ago

Komisi IV DPRD Kalteng Dorong Penanganan Berkelanjutan Jalan Sepaku-Perigi di Lamandau

Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Tengah mendorong penanganan secara berkelanjutan pada ruas Jalan Sepaku-Perigi di…

10 hours ago

Wamen P2MI Christina Aryani Buka Peluang Pasar Kerja PMI di Republik Palau

Wamen P2MI Christina Aryani membidik Republik Palau sebagai destinasi baru penempatan Pekerja Migran Indonesia di…

10 hours ago

ISPU Buntok Tembus Kategori Berbahaya, BPBD Barsel Tegaskan Asap Murni Karhutla Lokal

Kualitas udara di Buntok masuk kategori Berbahaya usai dikepung kabut asap pekat yang dipastikan BPBD…

10 hours ago