Menurut Ida, pasokan ikan sungai ke Palangka Raya juga didatangkan dari luar daerah, seperti Kapuas dan Banjar. Pasokan dari wilayah sekitar Palangka Raya dinilai belum mencukupi kebutuhan pasar.
“Pengiriman dari Kapuas, dari Banjar. Dari sini tidak mencukupi,” ujarnya.
Kondisi kemarau juga turut memengaruhi ketersediaan ikan sungai.
Ida mengatakan gangguan listrik pun dapat berdampak pada ikan nila karena membutuhkan aliran oksigen untuk bertahan hidup.
Dengan kondisi kemarau, kabut asap, serta pasokan dari nelayan dan daerah pemasok yang belum mencukupi, harga ikan di Pasar Besar Palangka Raya pun mengalami kenaikan pada beberapa jenis komoditas.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa kelancaran distribusi menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga ketersediaan dan kestabilan harga ikan di pasar. (jef)
Page: 1 2
Disdik Palangka Raya memperpanjang pelaksanaan PJJ jenjang PAUD hingga SMP sampai 30 September 2026 akibat…
George Russell berhasil memenangkan Grand Prix Azerbaijan, Sabtu (26/9), dengan meyakinkan. Pembalap Mercedes itu meraih…
Aldila Sutjiadi/Erin Routliffe menutup Singapore Open 2026 dengan gelar juara. Berstatus non-unggulan, pasangan Indonesia/Selandia Baru…
Indonesia memastikan tambahan empat medali dari cabang olahraga bulu tangkis Asian Games 2026. Kepastian itu…
Sate lilit merupakan salah satu hidangan yang identik dengan kuliner Bali. Berbeda dari sate pada…
Densus 88 Satgaswil Kalteng membagikan 2.500 masker kepada para pengguna jalan dan anak panti asuhan…