“Masyarakat sudah belajar dari kejadian dulu. Kalau sudah masuk musim kemarau, warga sudah menyiapkan mesin pompa, selang dan perlengkapan lainnya untuk berjaga-jaga,” tuturnya.
Dia berharap tim gabungan dapat segera mengendalikan dan memadamkan titik-titik api yang masih tersisa di kawasan Tumbang Nusa.
Baginya, penanganan cepat sangat diperlukan agar kebakaran tidak semakin meluas dan mendekati permukiman warga.
“Harapannya cepat-cepat ditangani untuk apinya, karena semakin lama maka semakin mendekat ke tempat warga,” pungkasnya. (adr)
Paparan asap karhutla mulai memicu batuk dan flu pada sejumlah orangutan di pusat rehabilitasi BOSF.
Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran membuka peluang mendukung pengembangan metode pemadaman kebakaran hutan dan…
DPRD Kalteng siap mendukung realokasi anggaran untuk mempercepat penanganan karhutla.
Warga desa di Kapuas menyuarakan kebutuhan air bersih, sumur bor, hingga peralatan pemadam karhutla.
BMKG memprakirakan peluang hujan mulai muncul di Kalteng, namun belum merata.
Satpol PP Lamandau merazia siswa SMPN 4 Bulik dan tidak menemukan barang berbahaya maupun benda…