
Kondisi cuaca di kawasan Bundaran Garuda Jalan Garuda, Kota Palangka Raya pada Sabtu (29/8) siang. (Jefrie/Prokalteng.co)
PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Warga Kota Palangka Raya diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap kualitas udara yang kembali memburuk.
Konsentrasi partikulat halus PM2.5 pada Sabtu (29/8/2026) mencapai kategori berbahaya.
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Tjilik Riwut Palangka Raya, Muhamad Ihsan Sidiq, membenarkan kondisi tersebut.
Ia mengatakan hasil pengukuran PM2.5 pada pagi hari menunjukkan kualitas udara berada dalam kategori berbahaya.
“Betul, tadi pagi pengukuran PM2.5 di Stamet Tjilik Riwut menunjukkan nilai dalam kategori yang berbahaya,” ujar Ihsan.
Kondisi tersebut menjadi perhatian karena bertepatan dengan akhir pekan, ketika aktivitas masyarakat di luar ruangan berpotensi meningkat.
Masyarakat pun diimbau mengurangi kegiatan di luar ruangan.
Bagi masyarakat yang harus beraktivitas di luar ruangan, BMKG mengimbau agar menggunakan penutup wajah atau masker medis, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat gangguan pernapasan, anak-anak, ibu hamil dan lanjut usia.
Masyarakat juga diminta menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, meningkatkan asupan makanan bergizi, memperbanyak konsumsi air putih serta mencukupi waktu istirahat.
“Dihimbau kepada masyarakat agar mengurangi kegiatan di luar ruangan dan ketika berada di luar ruangan untuk menggunakan penutup wajah atau masker medis terutama bagi masyarakat yang memiliki riwayat gangguan pernapasan, anak-anak, ibu hamil dan orang tua usia lanjut,” jelasnya.
Page: 1 2
Wamen P2MI Dzulfikar Ahmad Tawalla mengingatkan mahasiswa baru Unimus untuk menguasai learning agility dan tidak…
DPRD Kalteng menyoroti kelangkaan BBM subsidi di Murung Raya akibat kuota terbatas yang dimanfaatkan pelangsir…
Palangka Raya menjadi prioritas utama penerima bantuan karhutla dari Presiden berkat statusnya sebagai ibu kota…
Pemko Palangka Raya memperkuat sinergi dengan perusahaan dan mengerahkan 4.686 personel gabungan guna menekan tingginya…
Pemko Palangka Raya memperpanjang status tanggap darurat karhutla hingga 8 Oktober 2026 guna mengoptimalkan penanganan…
Seorang sopir truk berinisial AS, warga Kabupaten Kediri, Jawa Timur, tewas terlindas truk yang dikemudikannya…