Sebagai siswa yang berasal dari daerah, Riswati berharap keberhasilan tersebut dapat menjadi motivasi bagi pelajar lain di Kalteng agar tidak minder untuk bermimpi dan berprestasi di tingkat nasional.
“Kami mungkin berasal dari daerah yang jaraknya cukup jauh dan harus melalui perjalanan panjang untuk sampai ke tingkat nasional. Tetapi perjalanan ini membuktikan kepada kami bahwa dari mana pun kita berasal, kita tetap bisa berprestasi jika mau berusaha, terus belajar dan tidak mudah menyerah,” tegasnya.
Riswati juga mengajak generasi muda Kalimantan Tengah untuk tidak takut bermimpi besar.
Menurutnya, setiap anak memiliki kesempatan untuk berkembang dan berprestasi selama mau menjalani proses, belajar dari kegagalan dan terus berusaha ketika menghadapi kesulitan.
Selain pengalaman berkompetisi, mengikuti LCC 4 Pilar MPR RI juga memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang nilai-nilai kebangsaan. Bagi Riswati, kegiatan tersebut membuat mereka semakin memahami pentingnya persatuan dan makna Bhinneka Tunggal Ika dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Kami tidak hanya belajar untuk berkompetisi, tetapi juga semakin memahami nilai-nilai kebangsaan, pentingnya persatuan dan makna Bhinneka Tunggal Ika bagi Indonesia,” ujarnya.
Kini, gelar Juara I nasional menjadi bagian penting dalam perjalanan pendidikan Riswati dan rekan-rekannya.
Ia berharap prestasi tersebut bukan menjadi akhir, melainkan menjadi awal untuk terus belajar, berkembang dan membawa nama baik SMAN 2 Katingan Kuala serta Kalteng di berbagai kesempatan berikutnya.(tim)
Honda Beat KH 5973 Y diamankan polisi setelah tiga hari ditinggalkan tanpa pemilik.
Warga Desa Bunut menggelar Menuba Adat sebagai ikhtiar memanggil hujan dan memohon keselamatan.
Warga Desa Tamiang, Kecamatan Bulik, Kabupaten Lamandau digegerkan dengan penemuan jasad seorang lansia yang mengapung…
Mayat tanpa identitas ditemukan mengapung di Desa Tamiang, Lamandau.
BPK Kamboja berharap dukungan mobil tangki untuk memperkuat penanganan kebakaran.
Distanketpang menargetkan 8.000 HPR divaksin hingga Desember 2026.