
Kapolresta Palangka Raya, Kombes Pol. Andiyatna, S.I.K., M.H. (Anandri/Prokalteng.co)
PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Aksi massa yang menuntut transparansi terkait krisis bahan bakar minyak (BBM) berlangsung di depan PT Pertamina Patra Niaga, Jalan RTA Milono, Palangka Raya, Senin (14/9/2026).
Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan sejumlah aspirasi dan meminta penjelasan terkait kondisi BBM yang menjadi perhatian masyarakat.
Untuk mengamankan jalannya aksi, Polresta Palangka Raya menerjunkan sebanyak 65 personel.
Pengamanan melibatkan tim negosiator dan pengendalian massa (Dalmas) awal.
Kapolresta Palangka Raya, Kombes Pol. Andiyatna, S.I.K., M.H., mengatakan pengerahan personel merupakan bagian dari langkah pengamanan sesuai standar operasional prosedur (SOP).
“Dari Polresta 65 personel. Dari 65 itu artinya kita tim negosiator dengan tim Dalmas awal,” tegasnya.
Menurutnya, secara umum pelaksanaan pengamanan aksi berjalan kondusif. Aspirasi yang disampaikan massa juga mendapat respons dari pihak Pertamina.
“Alhamdulillah semuanya bisa berjalan dengan kondusif. Apa yang diharapkan oleh rekan-rekan mahasiswa juga ditemui oleh pihak Pertamina,” ujarnya.
Ia menambahkan, pihak Pertamina juga memberikan data yang diminta oleh mahasiswa dalam pertemuan tersebut.
“Data seperti rekan-rekan ketahui juga sama, semuanya diberikan kepada rekan-rekan mahasiswa,” lanjutnya.
Page: 1 2
Hubungan antarmanusia tidak selalu berjalan sederhana. Ada kalanya seseorang memilih menyembunyikan rasa kecewa, kesal, atau…
Kondisi finansial seseorang tidak selalu ditentukan oleh besarnya pendapatan. Cara berpikir dan kebiasaan dalam menggunakan…
Di tengah kehidupan modern, penampilan sering kali menjadi salah satu cara seseorang menunjukkan pencapaian. Kendaraan…
Nama mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo muncul dalam polemik temuan fasilitas mewah di Lembaga…
Rahmat Erwin Abdullah kembali mempersembahkan medali emas untuk Indonesia di Asian Games. Tak sekadar naik…
Tersangka dugaan kekerasan seksual mengajukan praperadilan, sementara polisi dan pihak korban menyatakan siap mengikuti proses…