Yustinus menegaskan proses evakuasi dilakukan sesuai prosedur penanganan tempat kejadian perkara (TKP) bersama unsur kepolisian dan relawan.
“Kami hanya membantu proses kemanusiaan berupa evakuasi. Selanjutnya seluruh penanganan dan penyelidikan menjadi kewenangan pihak kepolisian,” tegasnya.
Jasad kemudian dievakuasi menggunakan ambulans relawan Fatwati Motor dan Keranda Balap menuju Ruang Kamboja RSUD dr. Doris Sylvanus untuk menjalani visum et repertum dan pemeriksaan forensik.
Kapolsek Sabangau menambahkan, pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mengetahui penyebab kematian sekaligus mengidentifikasi identitas korban.
“Jenazah akan dilakukan visum et repertum untuk mengetahui penyebab sementara korban meninggal dunia, sembari kami melakukan identifikasi terhadap identitasnya dan menemukan pihak keluarganya,” pungkas Agung.
Hingga berita ini ditayangkan, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan dan mengumpulkan barang bukti di lokasi kejadian. Identitas korban maupun penyebab pasti kematiannya masih dalam proses penyelidikan. (jef)
Page: 1 2
Raperda Kepramukaan dinilai menjadi langkah strategis memperkuat karakter generasi muda di Palangka Raya.
Sigit Karyawan mendesak PLN terbuka mengenai penyebab gangguan listrik di Kalimantan serta tidak hanya berfokus…
Persija Jakarta terus bergerak menyusun skuad untuk menghadapi Super League 2026-2027. Hingga kini, Macan Kemayoran…
Banyak orang sudah mencoba berbagai produk perawatan rambut, mulai dari minyak rambut, serum, sampo, hingga…
Enam kecamatan di Kabupaten Banjar dipetakan sebagai wilayah paling rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla)…
Tragedi mematikan mengguncang Kawasan Industri Candi, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, pada Rabu (1/7/2026) sekitar pukul 09.30…