Categories: Pemprov Kalteng

Kabut Asap Memburuk, Pemprov Kalteng Belum Putuskan PJJ untuk SMA dan SMK

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai memengaruhi kualitas udara di sejumlah wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng). Namun, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng belum memutuskan penerapan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi siswa SMA, SMK, dan SLB.

Wakil Gubernur  (Wagub) Kalteng, Edy Pratowo mengatakan, keputusan terkait PJJ SMA di Kalteng akan mengacu pada sejumlah indikator, mulai dari laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) hingga standar pencemaran udara yang berlaku.

“Kan ada kriteria ya, kriteria laporan BMKG-nya bagaimana. Kemudian standar pencemaran udara, kriteria-kriteria itu nanti yang akan menentukan apakah sekolah diliburkan atau tidak,” kata Edy Pratowo, Sabtu  (29/8/2026).

Menurutnya, pemerintah provinsi masih terus memantau perkembangan kualitas udara dalam beberapa hari ke depan sebelum mengambil kebijakan lebih lanjut terkait kegiatan belajar mengajar di sekolah.

“Tapi memang sejauh ini kan kita masih produktif ya, kemarin udara baik, hari ini agak buruk. Nah makanya nanti kita lihat dalam waktu satu minggu ini, kalau memang sangat buruk, ya saya kira semua daerah punya standar,” ujarnya.

Edy menegaskan, Pemprov Kalteng tidak akan membatasi kewenangan pemerintah kabupaten dan kota dalam mengambil langkah sesuai kondisi di wilayah masing-masing, termasuk terkait kebijakan pembelajaran selama kabut asap karhutla.

“Kita tidak menghalangi, kita juga tidak mengekang. Silakan daerah-daerah melihat situasional saja, situasional ya. Kalau memang memburuk, ya kalau memang perlu dilakukan diliburkan, diliburkan,” tegasnya.

Dia menambahkan, kesehatan peserta didik tetap menjadi perhatian utama di tengah meningkatnya risiko gangguan pernapasan akibat paparan asap karhutla yang terjadi di sejumlah daerah di Kalimantan Tengah.

“Tapi jangan lupa sekarang memang upayakan anak-anak diimbau untuk masih bersekolah pun aktivitas masyarakat pakai masker,” ucapnya.

Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya telah menetapkan kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi satuan pendidikan di bawah kewenangannya sebagai langkah antisipasi dampak kabut asap yang memengaruhi kualitas udara.

Page: 1 2

M Hafidz

Recent Posts

Kodam Kerahkan 149 Armada Pemadam dan Hampir 100 Sumur Bor Tangani Karhutla Kalteng

Kodam XXII/Tambun Bungai mengerahkan 149 armada dan hampir 100 sumur bor untuk mempercepat penanganan Karhutla…

3 minutes ago

Kalteng Belum Kebagian Pesawat Pemadam Jepang, Pangdam Buka Suara

Pangdam XXII/Tambun Bungai buka suara soal belum dikerahkannya pesawat pemadam Jepang ke Kalteng. Menurutnya, penanganan…

13 minutes ago

Kodam XXI Tambun Bungai Maksimalkan Satuan Organik untuk Tangani Karhutla di Kalteng

Kodam XXII Tambun Bungai memaksimalkan kekuatan satuan organik di daerah untuk menangani kebakaran hutan dan…

24 minutes ago

Pedas Manis Menggoda Selera! Ini Resep Ayam Bakar Bumbu Merah

Ayam bakar menjadi salah satu hidangan yang hampir selalu berhasil menggugah selera. Aroma khas dari…

11 hours ago

Terdampak Kekeringan, Warga Terima Penyaluran Air Bersih

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah di bawah kepemimpinan Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran terus bergerak membantu masyarakat yang…

12 hours ago

Pertumbuhan Ekonomi Tanpa Lapangan Kerja: Pelajaran bagi Daerah Kaya Sumber Daya Alam

Pertumbuhan ekonomi yang tinggi tidak otomatis menciptakan lapangan kerja berkualitas.Bagi daerah kaya sumber daya alam…

12 hours ago