Sebagai catatan tambahan untuk kepengurusan Dinkes yang baru, ia juga menyoroti pencapaian Universal Health Coverage (UHC) yang berhasil diraih Pemprov Kalteng pada tahun lalu.
“Tahun kemarin kan sampai Pak Gubernur mendapat penghargaan UHC. Karena 100 persen penduduk kita sudah terlindungi oleh BPJS Kesehatan. Sehingga akses terhadap layanan kesehatan itu semestinya sudah tidak menjadi masalah,” paparnya.
Di sisi lain, di tengah transisi jabatannya untuk mengelola fiskal daerah, ia mengonfirmasi bahwa tugasnya di salah satu fasilitas kesehatan rujukan utama di Kalteng belum sepenuhnya dilepas. Ia masih memegang kendali kepemimpinan sementara di RSUD dr. Doris Sylvanus.
“Untuk Doris (RSUD dr. Doris Sylvanus) masih (sebagai Plt), sambil menunggu ada yang siap. Karena itu kan harus dilelang, jadi mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah ada yang siap sehingga bisa fokus,” pungkasnya. (her)
Page: 1 2
Pemadaman listrik yang belakangan ini kerap terjadi di Kota Palangka Raya, mulai mengancam roda perekonomian…
Persija Jakarta resmi memperpanjang kontrak Eksel Runtukahu setelah tampil impresif pada musim debutnya. Striker berusia…
SM ditangkap di Palangka Raya setelah diduga menyiramkan Pertalite ke tubuh kekasihnya dan menyalakan api…
Menteri P2MI Mukhtarudin memulangkan Supiat, korban TPPO asal Barito Selatan yang dipaksa menjadi scammer di…
Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Dede Ardiansyah. Mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap…
Usai menutup rangkaian Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) VIII Korpri Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026,…