Berbagai stan pameran yang menampilkan produk unggulan daerah, kerajinan tangan, kuliner khas, hingga hasil karya jemaat menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung. Antusiasme masyarakat terlihat sejak hari pertama pembukaan dengan banyaknya pengunjung yang memadati area expo.
Pemerintah Kabupaten Murung Raya menyambut baik penyelenggaraan kegiatan ini karena dinilai mampu memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus memperkenalkan potensi daerah kepada ribuan peserta Sinode Umum XXV GKE dan tamu dari berbagai wilayah.
Selain menjadi ajang promosi ekonomi kreatif, expo juga diharapkan menjadi ruang interaksi dan kolaborasi antara gereja, pemerintah, pelaku usaha, serta masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.
“Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat persaudaraan, pelayanan, serta kolaborasi antara gereja, pemerintah, dan masyarakat semakin kuat dalam mendukung pembangunan daerah,” pungkas Heriyus.
Diketahui, Sinode Umum XXV GKE Expo 2026 ini menjadi salah satu agenda pendukung yang memperkaya rangkaian Sinode Umum XXV GKE di Murung Raya. Selain memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan pelayanan, kegiatan ini juga memberikan manfaat ekonomi melalui promosi produk lokal serta membuka peluang bagi UMKM untuk memperluas jaringan dan pasar.(pan)
Page: 1 2
Pare memang dikenal memiliki rasa pahit yang khas sehingga membuat sebagian orang kurang menyukainya. Namun,…
Nangka muda tidak hanya dikenal sebagai bahan utama gudeg atau sayur berkuah, tetapi juga dapat…
Jagung telur asin menjadi salah satu pilihan hidangan sederhana yang mampu menghadirkan rasa istimewa. Perpaduan…
Ati ampela menjadi salah satu bahan masakan yang banyak digemari karena memiliki tekstur khas dan…
Sawi gulung ayam menjadi salah satu pilihan hidangan yang memadukan cita rasa nikmat dengan kandungan…
Buah dan sayuran kaya akan vitamin, antioksidan, dan mineral yang dapat meningkatkan kesehatan kulit.