
Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Teuku Faisal Fathani saat menandatangani tugu peresmian Gedung Radar Cuaca C-Band Muara Teweh di Stasiun Meteorologi Kelas II Bandara H. Muhammad Sidik, didampingi Sekertaris Daerah Drs Muhlis dan jajaran, Senin (10/8).
MUARA TEWEH,PROKALTENG.CO – Stasiun Meteorologi Kelas II Bandara H. Muhammad Sidik kini memiliki fasilitas pendeteksi cuaca canggih. Gedung Radar Cuaca C-Band Muara Teweh resmi dioperasikan sebagai langkah strategis memperkuat keselamatan penerbangan dan sistem peringatan dini bencana di Kabupaten Barito Utara dan sekitarnya.
Peresmian fasilitas tersebut, berlangsung pada Senin (10/8) dan dihadiri langsung oleh Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Teuku Faisal Fathani. Kehadiran radar berteknologi tinggi ini diharapkan mampu menyajikan informasi meteorologi yang lebih cepat dan akurat bagi masyarakat.
Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani dalam sambutannya menekankan bahwa radar cuaca merupakan instrumen vital di tengah dinamika perubahan iklim yang semakin ekstrem. Ia menyebutkan bahwa fasilitas ini akan menjadi andalan dalam mendeteksi dini potensi cuaca buruk yang kerap melanda wilayah Kalimantan Tengah.
“Saya ucapkan selamat kepada seluruh jajaran BMKG di Kalimantan Tengah atas selesainya pembangunan Gedung Radar Cuaca C-Band Muara Teweh. Keberadaan radar ini merupakan salah satu bentuk kehadiran negara dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat dari dampak cuaca ekstrem,” ujar Teuku Faisal Fathani.
Acara peresmian turut dihadiri oleh Deputi Bidang Infrastruktur BMKG M.A. Purwoadi, Inspektur BMKG Nasrun Waton, serta PPK Balai Besar Wilayah III BMKG I Kadek Ocha Santika. Unsur Forkopimda dan sejumlah kepala stasiun meteorologi se-Kalimantan Tengah juga terlihat hadir memberikan dukungan.
Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Utara, Drs Muhlis, yang mewakili Bupati Barito Utara H Shalahuddin ST MT menyampaikan apresiasi mendalam atas peresmian fasilitas strategis tersebut. Menurutnya, kehadiran radar cuaca ini menjadi jawaban atas meningkatnya frekuensi dan intensitas cuaca ekstrem yang dipicu oleh perubahan iklim global.
“Atas nama masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Barito Utara, kami menyambut baik dan menyampaikan apresiasi atas peresmian fasilitas Radar Cuaca Muara Teweh ini,” ujar Sekda Muhlis saat membacakan sambutan Bupati.
Muhlis menambahkan bahwa keberadaan radar cuaca di Bandara H. Muhammad Sidik diyakini mampu mendukung keselamatan masyarakat sekaligus menjadi penopang utama mitigasi bencana di daerah tersebut. Ia juga menyebutkan bahwa fasilitas ini akan berkontribusi terhadap kelancaran pembangunan daerah serta keselamatan penerbangan.
Pemerintah Kabupaten Barito Utara berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan BMKG dan seluruh pemangku kepentingan dalam pemanfaatan informasi cuaca dan sistem peringatan dini. Radar ini diharapkan memberikan manfaat luas tidak hanya bagi Barito Utara, tetapi juga wilayah Murung Raya dan daerah sekitarnya.
“Dengan adanya radar cuaca ini, kami berharap informasi meteorologi yang dihasilkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh pihak, mulai dari sektor penerbangan hingga masyarakat umum yang membutuhkan data cuaca terkini untuk aktivitas sehari-hari,” pungkas Sekda Muhlis. (ren/kpg)
Pengawasan pemasaran susu formula menghadapi tantangan baru. Jika sebelumnya promosi produk dapat ditemui dalam bentuk sampel atau…
Ancaman krisis air bersih mulai membayangi warga Kabupaten Kotabaru. Minimnya curah hujan dalam beberapa waktu terakhir membuat ketersediaan…
DI TENGAH perkembangan teknologi dan komunikasi digital yang semakin cepat, cara masyarakat menggunakan bahasa juga…
Kabar baik bagi para penggemar Nintendo di Indonesia. Nintendo memastikan konsol Nintendo Switch dan generasi…
Ban merupakan satu-satunya komponen mobil yang bersentuhan langsung dengan permukaan jalan. Artinya, sebaik apa pun…
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali melanda kawasan Gunung Bromo, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru…