Ia menekankan bahwa koordinasi antara camat, dinas teknis, dan badan perencana pembangunan harus berjalan setiap saat, tidak hanya saat rapat. Para camat yang hadir diminta untuk segera menyusun jadwal percepatan di wilayahnya.
Bupati memastikan akan memberikan insentif bagi kecamatan yang berhasil menyerap anggaran dengan cepat dan berkualitas, serta sanksi tegas bagi yang lalai. “Saya tidak akan mentolerir pemborosan waktu. Rakyat sudah menunggu,” tambahnya dengan nada tegas.
Rakor ini juga menghasilkan kesepakatan untuk membentuk tim pendamping percepatan penyerapan anggaran di setiap kecamatan. Tim tersebut bertugas mengidentifi kasi hambatan di lapangan dan langsung berkoordinasi dengan dinas terkait.
DPRD Kabupaten Kapuas bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas menyetujui sembilan dari 10 rancangan peraturan daerah…
Pemerintah Kabupaten Barito Utara menggelar kegiatan restocking benih ikan dan Gerakan Pangan Murah (GPM) di…
Ratusan anak PAUD bersama para guru pendamping memadati halaman Rumah Jabatan Bupati Barito Utara, Selasa…
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas mematangkan rencana relokasi tujuh rumah warga yang terdampak pembangunan ruas jalan…
Ketua DPRD Kabupaten Murung Raya, Rumiadi melaksanakan kegiatan reses di Desa Tumbang Bahan, Kecamatan Laung…
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman resmi mengumumkan 26 pemain yang akan membela Skuad Garuda di…