Ia menekankan bahwa koordinasi antara camat, dinas teknis, dan badan perencana pembangunan harus berjalan setiap saat, tidak hanya saat rapat. Para camat yang hadir diminta untuk segera menyusun jadwal percepatan di wilayahnya.
Bupati memastikan akan memberikan insentif bagi kecamatan yang berhasil menyerap anggaran dengan cepat dan berkualitas, serta sanksi tegas bagi yang lalai. “Saya tidak akan mentolerir pemborosan waktu. Rakyat sudah menunggu,” tambahnya dengan nada tegas.
Rakor ini juga menghasilkan kesepakatan untuk membentuk tim pendamping percepatan penyerapan anggaran di setiap kecamatan. Tim tersebut bertugas mengidentifi kasi hambatan di lapangan dan langsung berkoordinasi dengan dinas terkait.
Wamen P2MI Christina Aryani mendorong tenaga kerja Indonesia menangkap peluang kerja sektor kebandarudaraan internasional melalui…
Penuntut Umum, Rahmat Satria Kurniawan, membacakan surat dakwaan terhadap terdakwa kasus peredaran gelap narkotika, Jupri…
Penuntut Umum, Rahmat Satria Kurniawan. Membacakan surat dakwaan terhadap terdakwa kasus peredaran gelap narkotika, Saleh…
Arab Saudi memastikan serangan Houthi terhadap dua bandara internasional di Riyadh dan Abha tidak akan…
Mandalika siap menyuguhkan pesonanya di ajang MotoGP 2026. Balapan putaran ke-17 musim ini akan tersaji…
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron…