Menurut Bupati, setiap keterlambatan penyerapan anggaran tidak hanya merugikan dari sisi administratif, tetapi juga menunda peningkatan kesejahteraan warga. Ia memberi contoh, proyek perbaikan jalan yang molor akan terus menyulitkan akses warga terhadap pendidikan dan kesehatan.
Oleh karena itu, ia memerintahkan para camat untuk aktif memantau realisasi program di wilayah masing-masing. Bupati Shalahuddin juga menginstruksikan agar perangkat daerah melakukan sinkronisasi program, kegiatan, dan penganggaran secara horizontal maupun vertikal.
“Sinkronisasi ini penting agar tidak ada program yang tumpang tindih atau saling menghambat. Semua harus bergerak seirama menuju visi-misi pembangunan Kabupaten Barito Utara,” ujarnya.
Di tengah kondisi kemarau dan karhutla. Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin. Mengajak masyarakat meningkatkan…
Aci endog atau cidog merupakan camilan berbahan dasar tepung tapioka dan telur yang cocok dinikmati…
Dulu, menjadi lajang sering dianggap sebagai sebuah fase sementara. Banyak orang berasumsi bahwa seseorang yang…
Ayam kukus daun bawang bisa menjadi pilihan menu rumahan bagi yang ingin menikmati olahan ayam…
Tumis ayam pedas kacang panjang bisa menjadi pilihan menu rumahan untuk kamu yang menyukai lauk…
Kehadiran Miss World 2026 Joheirry Mola di Indonesia tidak hanya menjadi bagian dari perayaan dua…