
Salah satu rumah warga di Pulau Kawio, Kecamatan Marore, Sangihe mengalami kerusakan parah akibat gempa. (Foto :Ist)
PROKALTENG.CO– Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Sulawesi Utara dan sekitarnya pada Senin (8/6/26) mengakibatkan kerusakan cukup serius di Pulau Kawio, Kecamatan Marore, Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Berdasarkan data sementara yang berhasil dihimpun, sedikitnya 74 rumah warga mengalami kerusakan akibat guncangan gempa tersebut. Selain itu, lima fasilitas umum dan satu rumah ibadah juga dilaporkan terdampak.
Kerusakan terjadi setelah gempa kuat mengguncang wilayah perbatasan Indonesia-Filipina pada pagi hari sekitar pukul 07.35 WITA. Guncangan yang dirasakan cukup kuat membuat warga panik dan berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri serta menghindari kemungkinan terjadinya bangunan roboh.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Sangihe, Wandu Labesi, saat dikonfirmasi mengaku pihaknya belum menerima laporan resmi terkait kerusakan maupun nilai kerugian material akibat bencana tersebut.
“Untuk kepastian itu kita belum dapat laporan resmi, ini baru kita dapat dari media sosial. Tadi kita undang camat, kebetulan camat ada di Tahuna, kita konfirmasi secepatnya terkait dengan laporan itu,” ujar Labesi, Senin (8/6/26).
Isenmulang Kalteng FC tak hanya membidik prestasi di Liga 1, tetapi juga berkomitmen membuka jalan…
Isenmulang Kalteng FC membenahi Stadion Tuah Pahoe menuju standar FIFA dan AFC, sekaligus membuka peluang…
Kajari baru Kotim Edwin Ignatius Beslar menegaskan setiap perkara hukum yang berjalan harus memiliki kepastian…
Sara Wijayanto, istri pesulap Demian Aditya, tidak tinggal diam setelah diterpa isu perselingkuhan dengan seorang…
Ayam menjadi salah satu bahan makanan yang mudah diolah menjadi berbagai hidangan lezat. Salah satu…
Insiden tabrakan yang melibatkan sejumlah pengendara sepeda motor terjadi di kawasan Karang Ratih, Desa Bangkau,…