Peringatan tersebut sempat memicu evakuasi warga di sejumlah wilayah pesisir ke lokasi yang lebih tinggi sebagai langkah antisipasi terhadap potensi tsunami.
Namun setelah dilakukan pemantauan dan analisis lebih lanjut, BMKG secara resmi mencabut peringatan dini tsunami karena tidak ditemukan potensi gelombang yang membahayakan wilayah pesisir.
Hingga berita ini diturunkan, pemerintah daerah bersama instansi terkait masih terus melakukan pendataan terhadap dampak kerusakan yang ditimbulkan serta memastikan kondisi masyarakat di wilayah terdampak tetap aman dan terkendali. (jpg)
Kebakaran melanda sekitar 20 hektar lahan di Desa Kujan, Lamandau, hingga memicu kekhawatiran warga.
Kanwil Kemenkum Kalteng memperkuat kesadaran hukum dan kepatuhan royalti dalam pelindungan KI.
Keterbatasan sumber air menjadi kendala pemadaman karhutla di Kalteng. Pemerintah menyiapkan penambahan sumur bor dan…
Tabrakan frontal di Jalan Tjilik Riwut Km 18 menewaskan tiga orang, termasuk pengemudi mobil yang…
Palangka Raya Community Battle berlangsung meriah dengan antusiasme warga mengikuti beragam perlombaan untuk memeriahkan HUT…
BPBD Lamandau memperketat kewaspadaan setelah 10 hektare lahan terbakar. Tim gabungan masih melakukan pendinginan untuk…