“Betul Pak Menteri, kami melihat bahwa perubahan iklim ini harus menjadi perhatian kita bersama. Baru-baru ini kita juga menghadapi berbagai dampaknya, salah satunya yang tadi baru saja dibicarakan karhutla yang terjadi di beberapa provinsi Indonesia,” kata Putri.
Dalam pembahasan RKA-K/L TA 2027, Komisi XII DPR RI juga memberikan dukungan terhadap usulan penambahan anggaran KLH/BPLH untuk memperkuat sejumlah program lingkungan, termasuk pengendalian emisi, penanganan karhutla, dan pengelolaan sampah.
Berdasarkan dokumen paparan RKA-K/L TA 2027 yang disampaikan Menteri LH, total pagu indikatif awal KLH/BPLH ditetapkan sebesar Rp1,23 triliun.
Kementerian kemudian mengajukan usulan tambahan sebesar Rp1,33 triliun sehingga total pagu yang diperjuangkan menjadi Rp2,57 triliun.
Selain dukungan anggaran, Komisi XII DPR RI juga mendorong penguatan landasan hukum untuk menghadapi dampak perubahan iklim.
Ia meminta RUU Perubahan Iklim yang telah masuk dalam Prolegnas Prioritas dapat segera dilanjutkan pembahasannya.
“Komisi XII DPR RI juga mendorong agar RUU Perubahan Iklim yang sekarang sudah masuk ke Prolegnas Prioritas agar segera dapat dilanjutkan prosesnya. Bisa diselesaikan dengan cepat, agar ke depannya pemerintah dalam menghadapi perubahan iklim bisa memiliki landasan hukum yang lebih kuat,” pungkas Putri. (hfz)
Page: 1 2
Pelaksanaan pembangunan di Kota Palangka Raya dinilai telah berjalan sesuai dengan arah dan perencanaan pemerintah.
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kalimantan Tengah (DPRD Kalteng), Junaidi. Meminta pemerintah segera turun…
Arema FC mengawali Super League 2026/2027 dengan kemenangan telak 4-0 atas Isenmulang Kalteng FC. Tampil di Stadion Kanjuruhan, Jumat (4/9),…
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya secara resmi mengusulkan pencabutan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 15 Tahun…
Bupati Barito Utara, H Shalahuddin ST MT bersama Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan dan…
Di tengah kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah…