Categories: Nasional

DPR Ungkap Alasan Draf RUU Perampasan Aset Belum Dipublikasikan

PROKALTENG.CO – Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal menjelaskan alasan draf RUU Perampasan Aset belum dapat dipublikasikan secara luas kepada masyarakat.

Menurut Cucun, pembahasan regulasi tersebut masih berada dalam rangkaian proses penyusunan undang-undang.

Salah satu tahapan yang masih harus diselesaikan adalah pembahasan daftar inventarisasi masalah (DIM).

“Iya kan DIM-nya jadi, naskah akademiknya, kan ini undang-undang baru ya,” kata Cucun di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (1/9).

Ia menjelaskan, setelah tahapan tersebut masih terdapat proses pembahasan melalui tim perumus (timus) dan tim sinkronisasi (timsin).

Karena itu, DPR menilai draf yang belum melewati seluruh tahapan untuk dirapikan belum tepat untuk disebarluaskan.

Legislator Fraksi PKB itu mengingatkan, publikasi draf sebelum proses timus dan timsin selesai justru berpotensi menimbulkan penafsiran yang berbeda.

Terlebih, sejumlah versi draf RUU Perampasan Aset saat ini telah beredar di tengah masyarakat.

“Ya nanti kan proses tahapan perapihan belum timus-timsin, justru bahaya kalau belum timus-timsin sudah dibuka, malah jadi misinterpretasi nantinya,” ujarnya.

Di tengah proses pembahasan tersebut, DPR sebelumnya telah menyampaikan target penyelesaian RUU Perampasan Aset.

Page: 1 2

M Hafidz

Recent Posts

Hingga Hari ke 7 Belum Ditemukan, Pencarian Ujianto di Batara Dihentikan Dilanjutkan Pemantauan

Operasi Pencarian dan Pertolongan (SAR) terhadap Ujianto (70), warga Desa Kamawen, Kecamatan Montallat, Kabupaten Barito…

1 hour ago

Tujuh Penerbangan di Bandara Tjilik Riwut Terdampak Aktivitas Gunung Anak Krakatau

Aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau mulai berdampak pada jadwal pergerakan pesawat di sejumlah wilayah

1 hour ago

Perempuan Dilaporkan Hilang di Jembatan Pulau Telo Ditemukan Meninggal Dunia

Eka Riani ditemukan meninggal dunia sekitar 1 kilometer dari lokasi perkiraan awal tenggelam.

6 hours ago

Air Bersih Nanga Bulik Sempat Terhenti, Perumda Tunggu Hasil Uji Sampel Sungai

Perumda Tirta Lamandau masih menunggu hasil uji sampel air Sungai Lamandau.

6 hours ago

Relawan Karhutla Bertaruh Nyawa di Tengah Asap, ERP Turunkan Logistik dan Tim Medis

Relawan karhutla Palangka Raya menghadapi asap pekat dan risiko kesehatan. ERP turun membawa 100 paket…

9 hours ago

Kodam Kerahkan 149 Armada Pemadam dan Hampir 100 Sumur Bor Tangani Karhutla Kalteng

Kodam XXII/Tambun Bungai mengerahkan 149 armada dan hampir 100 sumur bor untuk mempercepat penanganan Karhutla…

9 hours ago