Laporan dari International Energy Agency (IEA) juga menunjukkan bahwa persediaan minyak mentah AS mengalami penurunan sekitar 7,2 juta barel dalam periode terbaru.
Kondisi tersebut semakin memperkuat kekhawatiran pasar terhadap keseimbangan pasokan dan permintaan energi dunia.
Jika ketegangan di kawasan Timur Tengah terus meningkat dan distribusi minyak melalui Selat Hormuz terganggu, harga minyak berpotensi mengalami tekanan kenaikan lebih lanjut dalam beberapa waktu ke depan. (jpg)
Pengadaan motor listrik Makan Bergizi Gratis (MBG) masih jadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat. Terlebih,…
Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Moh Zaki Ubaidillah menelan kekalahan di babak semifinal Australian Open…
Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Subandi, mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Palangka Raya yang menggelar silaturahmi…
Begadang telah menjadi kebiasaan yang semakin umum di tengah gaya hidup modern. Tuntutan pekerjaan, tugas kuliah,…
Pipit Setyorini secara resmi dipercaya oleh Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk…
Pemerintah Kota Palangka Raya akan memperingati Hari Jadi ke-61 Pemerintah Kota Palangka Raya dan Hari…