Senada dengan itu, Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov menyebut Moskow tetap terbuka terhadap berbagai upaya perdamaian.
Meski demikian, Presiden Rusia Vladimir Putin mengaku telah menolak beberapa usulan gencatan senjata yang diajukan Ukraina.
Menurut Putin, operasi militer Rusia masih mampu memberikan tekanan terhadap Kyiv sehingga tujuan strategis negaranya belum berubah.
Selain menghadapi tantangan di medan perang, Rusia juga disebut mengalami tekanan ekonomi yang cukup besar.
Komisaris Presiden Ukraina untuk Kebijakan Sanksi, Vladyslav Vlasyuk, menyatakan pendapatan minyak Rusia selama Januari hingga Mei 2026 turun sekitar 30 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Penurunan tersebut dikaitkan dengan serangan Ukraina terhadap terminal minyak serta infrastruktur energi Rusia yang mengganggu aktivitas ekspor.
Sejumlah wilayah Rusia juga dilaporkan mengalami keterbatasan pasokan bahan bakar sepanjang Juni.
Pemerintah Rusia membantah adanya krisis energi, namun mengakui sistem distribusi sedang mengalami penyesuaian.
Sebagai langkah antisipasi, Moskow memperpanjang larangan ekspor solar dan meningkatkan impor sejumlah produk minyak olahan dari negara lain, termasuk India.
Dua Raperbup Katingan dibahas melalui harmonisasi untuk memastikan regulasi pembangunan kependudukan dan hak keuangan DPRD…
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara buka suara terkait insiden pecah ban yang…
Polda Kalteng menetapkan 24 tersangka dalam kasus karhutla dengan luas lahan terbakar mencapai 293,83 hektare.
Paparan asap karhutla mulai memicu batuk dan flu pada sejumlah orangutan di pusat rehabilitasi BOSF.
Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran membuka peluang mendukung pengembangan metode pemadaman kebakaran hutan dan…
DPRD Kalteng siap mendukung realokasi anggaran untuk mempercepat penanganan karhutla.