Kondisi di lapangan ini berbanding terbalik dengan aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah setempat.
Berdasarkan surat edaran yang berlaku di Kabupaten Lamandau, HET epiji 3 kg sebenarnya ditetapkan sebesar Rp25.000 per tabung. Namun kenyataannya, warga harus membayar selisih hingga Rp15.000 per tabung di tingkat pengecer.
Berikut adalah perbandingan harga elpiji 3 kg di Kabupaten Lamandau saat ini:
Hingga saat ini, masyarakat mengaku masih kesulitan menemukan gas melon di sejumlah pangkalan resmi.
Sementara itu, harga di tingkat pengecer terus bertahan tinggi tanpa ada tanda-tanda penurunan.
Warga Kabupaten Lamandau sangat berharap pemerintah daerah bersama instansi terkait segera turun tangan melakukan inspeksi mendadak (sidak) dan memperketat pengawasan jalur distribusi elpiji bersubsidi.
Warga meminta agar pasokan ke pangkalan kembali dinormalisasi dan menindak tegas oknum yang sengaja memainkan harga di luar ketentuan. (bib)
Page: 1 2
Sebenarnya rasa nyeri pada tumit merupakan kondisi yang wajar jika keluhannya datang sesekali. Pasalnya, tumit…
Tersangka kasus dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG), Sony Sonjaya, menyatakan kesiapannya untuk menjadi Justice Collaborator (JC)…
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita berbagai unit kendaraan hingga valuta asing (valas) setelah menggeledah rumah…
Kasus pidana dengan tersangka Dokter Richard Lee memasuki babak baru. Pada Kamis (4/6), semua berkas…
Ada sesuatu yang unik tentang pertengahan tahun. Semangat yang menggebu-gebu di awal Januari mulai memudar.…
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menghadapi tekanan politik yang semakin besar setelah Dewan Perwakilan…