Berarti satu kompleks juga dengan KSAL Laksamana Yudo Margono –hanya selisih dua rumah dari saya.Profesor (sungguhan) Nur Syam sudah bukan pejabat tinggi lagi. Tapi produktivitasnya kian tinggi.
Terutama dalam menulis buku. Kemarin, saya dikirimi buku beliau yang baru lagi: Perjalanan Etnografis Spiritual. Bahkan beliau mendirikan kelompok studi Islam moderat: Nursyam Center dan School of Friendly Leadership. Saya tahu: banyak pihak di luar saya yang mencantumkan gelar itu di depan nama saya.
Sebagian bisa saya cegah. Sebagian lagi tidak. Pun ketika saya mendapat gelar doktor HC dari sebuah universitas Katolik di Manila, Filipina. Dengan upacara yang anggun di kampus itu. Saya jadi tahu begitulah tata cara di sana.Saya juga tidak pernah menggunakannya. Apalagi sekarang saya sudah 70 tahun.
Juga tidak lagi punya kartu nama. Tapi sesekali ingin juga saya menulis naskah di Disway ini dengan judul John & John, oleh Prof HC Dr HC Dahlan Iskan. Sekadar memancing emosi Pry hahaha. (Dahlan Iskan)
Kapolres Lamandau menaruh perhatian serius terhadap tren kasus bunuh diri dan menekankan pentingnya peran keluarga…
"PERS Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat." Itulah tema Hari Pers Nasional 2026 yang diperingati di…
Pengurus baru FKUB Kabupaten Lamandau masa jabatan 2026–2030 resmi dikukuhkan. Bupati Lamandau menekankan peran strategis…
Sebuah aksi perampokan nekat yang menyerupai adegan film laga Hollywood menggemparkan Italia selatan. Sebuah video…
Lapas dan rutan di Kalteng mengembangkan perikanan dan pertanian untuk mendukung ketahanan pangan serta kebutuhan…
Dibanderol Rp 598 ribu, jersey baru Persebaya Surabaya bernuansa Imlek sukses bikin Bonek kesengsem sejak…