Berarti satu kompleks juga dengan KSAL Laksamana Yudo Margono –hanya selisih dua rumah dari saya.Profesor (sungguhan) Nur Syam sudah bukan pejabat tinggi lagi. Tapi produktivitasnya kian tinggi.
Terutama dalam menulis buku. Kemarin, saya dikirimi buku beliau yang baru lagi: Perjalanan Etnografis Spiritual. Bahkan beliau mendirikan kelompok studi Islam moderat: Nursyam Center dan School of Friendly Leadership. Saya tahu: banyak pihak di luar saya yang mencantumkan gelar itu di depan nama saya.
Sebagian bisa saya cegah. Sebagian lagi tidak. Pun ketika saya mendapat gelar doktor HC dari sebuah universitas Katolik di Manila, Filipina. Dengan upacara yang anggun di kampus itu. Saya jadi tahu begitulah tata cara di sana.Saya juga tidak pernah menggunakannya. Apalagi sekarang saya sudah 70 tahun.
Juga tidak lagi punya kartu nama. Tapi sesekali ingin juga saya menulis naskah di Disway ini dengan judul John & John, oleh Prof HC Dr HC Dahlan Iskan. Sekadar memancing emosi Pry hahaha. (Dahlan Iskan)
Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Subandi mengapresiasi pelaksanaan Operasi Gabungan Penertiban Pajak Kendaraan Bermotor yang…
Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya kembali menunjukkan aksi sigapnya.
Nama Megawati Hangestri Pertiwi kembali menjadi sorotan menjelang bergulirnya Liga Voli Korea musim 2026/2027.
Proses pemberangkatan jemaah haji Embarkasi Surabaya hingga Kamis (21/5) malam berjalan lancar.
Sebanyak 12 warga binaan Rutan Palangka Raya dinyatakan positif tes urine. Pihak rutan memastikan pengawasan…
Kalteng Wastra Festival menjadi ajang promosi budaya dan produk UMKM lokal melalui fashion show wastra…