Categories: Humanoria

Penyekapan Buruh Percetakan di Kalibaru: Dibelenggu Rantai saat Mendengar Ibu Wafat Tak Dipedulikan Majikan

Saat ini, ketiga korban masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit akibat trauma psikologis mendalam serta penurunan kondisi fisik yang drastis.

Secara supremasi hukum, tindakan mencuri yang diduga dilakukan oleh salah satu korban adalah tindakan yang sepenuhnya salah, melanggar pasal pidana, dan wajib diproses secara hukum di pengadilan.

Namun, respons berupa penyekapan, penyiksaan sistematis, isolasi komunikasi, hingga pemerasan terhadap keluarga sama sekali tidak memiliki pembenaran hukum maupun moral.

Tindakan sang majikan merupakan pidana berat berlapis yang harus diusut tuntas oleh Polres Metro Jakarta Pusat demi tegaknya keadilan bagi Tegar, Aditya, dan Rafli. (*)

Page: 1 2 3

Hendry Priyatmoko

Recent Posts

Praperadilan Dea Memanas, Kuasa Hukum Siapkan Laporan ke Propam Polda Kalteng

Sidang praperadilan Dea memasuki babak baru. Kuasa hukum menyiapkan laporan ke Propam Polda Kalteng terkait…

15 hours ago

Sidang Praperadilan Dea Bongkar Dugaan Penangkapan Tanpa Surat Perintah

Sidang praperadilan Dea di Palangka Raya mengungkap dugaan penangkapan tanpa surat perintah serta sejumlah kejanggalan…

15 hours ago

Hari Pengayoman ke-81, Kemenkum Kalteng Dorong Pelayanan Hukum Lebih Cepat

Hari Pengayoman ke-81 menjadi momentum Kemenkum Kalteng memperkuat pelayanan hukum yang cepat, mudah, dan berdampak.

18 hours ago

DJKI Percepat Layanan Merek dan Desain Industri Jadi Lima Bulan

DJKI memangkas target pemeriksaan Merek dan Desain Industri menjadi lima bulan mulai 18 Agustus 2026.

18 hours ago

DPRD Kalteng Sepakati KUA-PPAS 2027, Pembangunan Jadi Prioritas

DPRD Kalteng menyepakati KUA-PPAS 2027 dengan harapan anggaran dapat dikelola tepat sasaran dan memberi manfaat…

18 hours ago

Kualitas Udara Kalteng Memburuk, Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan di Tengah 1.300 Hotspot

Kualitas udara Kalteng memburuk akibat kabut asap di tengah meningkatnya hotspot. Masyarakat diminta waspada dan…

18 hours ago