Menurut siaran pers perusahaan yang diterima di Jakarta pada Selasa (9/6), mulai 10 Juni 2026 harga bahan bakar non-subsidi Pertamax (RON 92) naik dari Rp 12.300 menjadi Rp 16.250 per liter dan Pertamax Green 95 (RON 95) naik dari Rp 12.900 menjadi Rp 17.000 per liter.
Pertamina juga menyampaikan bahwa harga produk bahan bakar Pertamina selain Pertamax dan Pertamax Green tidak naik. Harga produk bahan bakar non-subsidi Pertamax Turbo (RON 98) tetap Rp 20.750 per liter, Dexlite (CN 51) tetap Rp 23.000 per liter, dan Pertamina Dex (CN 53) tetap Rp 24.800 per liter.
Bahan bakar minyak bersubsidi jenis Pertalite tetap dipasarkan dengan harga Rp 10 ribu per liter dan Biosolar harganya masih Rp 6.800 per liter. (jpc)
Makanan kaya magnesium seperti bayam, biji labu, almond, hingga alpukat dapat membantu meningkatkan fokus, konsentrasi,…
Madu kaya nutrisi dan antioksidan yang bermanfaat membantu menjaga gula darah, menurunkan kolesterol, menjaga kesehatan…
Kunyit asam memiliki berbagai manfaat kesehatan, mulai dari membantu mengendalikan gula darah, meningkatkan daya tahan…
DPRD Kalteng mendorong pembangunan infrastruktur hingga pelosok untuk membuka keterisolasian dan mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah meriah digelar di Cagar Budaya Wisata Religi…
Bupati Barsel Eddy Raya Samsuri menilai Reforma Agraria menjadi kunci keadilan, pertumbuhan ekonomi, dan peningkatan…