“Sebaliknya, jika ketidakpastian dipelihara, pasar keuangan kita bisa lumpuh,” jelasnya lagi. Marwan mengingatkan bahwa krisis di sektor keuangan ini bukan sekadar angka di papan saham, melainkan bom waktu bagi masyarakat kecil. Melemahnya rupiah ke level Rp18.000-an akan langsung mengerek biaya impor bahan baku industri dan memicu inflasi harga barang-barang kebutuhan pokok di pasar. Marwan Jafar berharap agar pemerintah cepat memulihkan kepercayaan publik, semakin cepat kepercayaan pasar dipulihkan, semakin besar peluang pemerintah melindungi masyarakat dari dampak ekonomi yang lebih luas.
“Pemerintah harus hadir dengan langkah yang meyakinkan—bukan sekadar menenangkan dengan retorika, tapi menyelamatkan daya beli rakyat dari hantaman badai ekonomi ini,” tegas Marwan. (pojoksatu/jpg)
Page: 1 2
Kementerian P2MI menggandeng Bappenas dan Unpad untuk memperkuat pelindungan serta meningkatkan kompetensi Pekerja Migran Indonesia…
Pemkab Barsel mengoptimalkan PAD melalui penertiban pajak perusahaan. PT Triop siap memenuhi kewajiban pembayaran pajak…
Rumah kos sembilan kamar di Palangka Raya terbakar pada dini hari. Seluruh lima penghuni selamat…
Mukhtarudin menggandeng BAZNAS untuk memperluas pemberdayaan dan perlindungan bagi Pekerja Migran Indonesia beserta keluarganya.
Timnas Indonesia akan melanjutkan perjuangannya di Grup A Piala AFF 2026 dengan menghadapi Timor Leste…
DPRD Kalteng mendorong sinergi pemerintah pusat dan daerah untuk memperkuat pemerataan dan kualitas pendidikan di…