“Sebaliknya, jika ketidakpastian dipelihara, pasar keuangan kita bisa lumpuh,” jelasnya lagi. Marwan mengingatkan bahwa krisis di sektor keuangan ini bukan sekadar angka di papan saham, melainkan bom waktu bagi masyarakat kecil. Melemahnya rupiah ke level Rp18.000-an akan langsung mengerek biaya impor bahan baku industri dan memicu inflasi harga barang-barang kebutuhan pokok di pasar. Marwan Jafar berharap agar pemerintah cepat memulihkan kepercayaan publik, semakin cepat kepercayaan pasar dipulihkan, semakin besar peluang pemerintah melindungi masyarakat dari dampak ekonomi yang lebih luas.
“Pemerintah harus hadir dengan langkah yang meyakinkan—bukan sekadar menenangkan dengan retorika, tapi menyelamatkan daya beli rakyat dari hantaman badai ekonomi ini,” tegas Marwan. (pojoksatu/jpg)
Page: 1 2
Wakil Ketua I Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Hap Baperdu mengapresiasi langkah Pemerintah Kota…
Bukan soal mubazir atau apalah, namun kulit buah ini sebaiknya jangan dibuang. Ini berkaitan dengan kandungan nutrisinya.
Triumph Motorcycles Indonesia melalui PT Moto World International memperluas eksistensinya di pasar roda dua premium…
Kuasa hukum dr A akhirnya buka suara terkait laporan dugaan rekayasa status anak yang dilayangkan…
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mulai memetakan peran sejumlah pemain untuk menghadapi agenda penting yang…
Bupati Sukamara Masduki meninjau RSUD, Puskesmas, dan MPP untuk memastikan pelayanan publik berjalan optimal serta…