“Adapun belanja daerah berhasil terealisasi sebesar Rp 2,5 triliun dari total anggaran Rp 2,8 triliun. Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) tahun anggaran 2025 tercatat sebesar Rp702,2 miliar lebih,” sebut Maulana pada paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPRD Rumiadi dan dihadiri Bupati Murung Raya, Heriyus.
Meski pihak Banggar DPRD menyetujui Raperda tersebut, Maulana menyebut pihaknya turut memberikan lima catatan dan saran penting kepada pihak eksekutif. Yakni meminta Bupati Murung Raya segera menindaklanjuti temuan dan rekomendasi Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) 2025, paling lambat 60 hari setelah laporan diterima.
Selain itu Maulana mengharapkan pemerintah daerah kedepannya lebih berpedoman pada ketentuan peraturan perundang-undangan dalam merealisasikan anggaran di setiap perangkat daerah guna meminimalisir kesalahan administrasi.
“Kami juga menekankan pentingnya perencanaan yang matang sejak tahap awal serta pengawasan yang ketat, khususnya untuk program-program yang membutuhkan alokasi anggaran relatif besar,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu Maulana juga meminta pemerintah daerah memberikan perhatian dan pendampingan khusus bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang memiliki tingkat penyerapan anggaran masih rendah.
Ketua DPRD Murung Raya (Mura) Rumiadi menegaskan bahwa pencegahan kebakaran hutan dan lahan merupakan langkah…
Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Murung Raya, Dina Maulidah, menghadiri Apel Gelar Personel dan Sarana…
Kabut asap karhutla mengancam kesehatan warga Palangka Raya. Dinkes membagikan masker gratis dan memperkuat layanan…
DPRD Kabupaten Murung Raya menyatakan dukungan penuh terhadap keikutsertaan Kontingen Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab)…
Ketua DPRD Kabupaten Murung Raya Rumiadi menghadiri pembukaan Mura Expo 2026 yang digelar di Alun-Alun…
Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya, Imanudin, mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan menghadapi musim kemarau yang berpotensi…