Categories: DPRD Murung Raya

Reses DPRD Murung Raya Dapil II, Warga Soroti Jembatan, Jalan, Sekolah hingga Debu Hauling

Menurutnya, ruas jalan dari Desa Osom Tompok menuju Desa Bumban merupakan salah satu titik yang paling membutuhkan perhatian.

“Penyiraman yang dilakukan oleh pihak perusahaan bekerja sama dengan desa itu sangat tidak sesuai dan tidak standar secara tambang. Nah, ini tolong menjadi perhatian teman-teman DPRD dan juga pihak pemerintah supaya menggunakan standar penyiraman tambang. Jangan sampai tiga atau empat tahun ke depan rumah sakit dipenuhi masyarakat dengan keluhan tuberkulosis atau penyakit paru. Ini menjadi perhatian kita bersama,” tegas Bebie.

Ia juga menyampaikan masyarakat mengusulkan bantuan pembangunan gedung, pengadaan WC, penataan halaman, serta pengadaan sound system untuk Gereja GPDI Desa Olung Ulu.

Selain itu, masyarakat mengusulkan pengecoran jalan RT 3 Desa Olung Ulu, bantuan sarana dan prasarana bola voli, serta bantuan sarana mobilisasi bagi anak-anak sekolah di RT 3 Desa.

Bebie kembali mengingatkan bahaya debu jalan hauling yang setiap hari dilalui para pelajar dari Desa Mantiat Pari, Olung Ulu, dan Osom Tompok menuju Saripoi.

“Kembali lagi menyangkut debu, karena mereka naik motor dari Desa Mantiat Pari, Olung Ulu, Osom Tompok menuju Saripoi. Ini sangat tidak safe atau tidak aman dan juga tidak sehat bagi anak-anak sekolah kita,” ujarnya.

Masyarakat juga mengusulkan pembangunan WC bagi keluarga kurang mampu, lanjutan pengecoran jalan, serta pembangunan jalan menuju pemakaman Desa Olung Ulu yang telah diusulkan sejak tiga hingga empat tahun lalu sempat diusulkan dan direncakan namun belum terlaksana.

Menurut Bebie, saat musim banjir warga harus menyeberangi sungai yang kedalamannya mencapai leher untuk membawa peti jenazah menuju lokasi pemakaman.

“Untuk jalan ke kuburan Desa Olong Ulu sehingga di saat banjir di saat ada warga yang meninggal jadi susah harus menyebrang sungai yang dalamnya sampai leher untuk membawa peti mayat di desa Olong Ulu itu menjadi perhatia,” ujarnya.

Untuk Desa Kolam, masyarakat mengusulkan perbaikan jalan yang saat ini sebagian telah ditinjau langsung oleh Dinas PUPR bersama anggota DPRD saat pelaksanaan reses.

Selain itu diusulkan pula lanjutan pengecoran jalan dari simpang Desa Kolam menuju Desa Kolam, pengecoran jalan dari Desa Kolam menuju Desa Saruhung, serta perbaikan jembatan rusak dari Desa Saruhung menuju Desa Soloi.

Di bidang pendidikan, lanjutan pembangunan gedung ruang sekolah saat ini untuk kantor sekolah SDN Desa Kolam belum selesai hanya dipasang atap dan lantai, pintu juga untuk ruang kelas juga belum selesai.

“itu bukan proyek mangkrak tetapi memang dananya hanya cukup sampai di situ sehingga diperlukan lanjutan pembangunan sehingga anak-anak sekolah bisa maksimal mengingat dari kelas 1 sampai kelas 6 saat ini di desa kolam itu mereka hanya menggunakan tiga ruangan secara bergantian untuk sekolah Nah ini sangat urgen Menurut kami dan juga di SMP kolam itu smp-nya hanya ada 3 guru Bapak Ibu ya,” imbuhnya.

Page: 1 2 3

M Hafidz

Recent Posts

Warga Kesulitan Air Bersih, Pemkab Murung Raya Bergerak Cepat Salurkan Bantuan

Pemkab Murung Raya melalui BPBD mendistribusikan air bersih ke sejumlah wilayah Puruk Cahu yang mengalami…

3 hours ago

Jaga Kesehatan Lansia, TP-PKK Murung Raya Gelar Posyandu dan Bagikan Sembako

TP-PKK Murung Raya menggelar Posyandu Lansia dengan pemeriksaan kesehatan, pembagian obat gratis, makanan tambahan, serta…

3 hours ago

Sebulan Pascakebakaran, Warga Gang Sari 45 Mulai Bangun Rumah dari Nol

Sebulan pascakebakaran, warga terdampak di Gang Sari 45, Palangka Raya, mulai bangkit dengan membersihkan puing…

3 hours ago

Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin Tegaskan Tak Pernah Minta Imbalan Pengisian Jabatan

Fairid Naparin meminta seluruh pejabat Pemko Palangka Raya berhati-hati terhadap oknum yang mengatasnamakan dirinya maupun…

3 hours ago

4,15 Juta Orang Terpapar Narkoba, BNN Ingatkan Ancaman Serius bagi Generasi Muda

BNN RI mengungkap 4,15 juta masyarakat Indonesia terpapar penyalahgunaan narkoba. Generasi muda usia 15–24 tahun…

4 hours ago

Tragedi Tjilik Riwut Km 18, Pasangan Tunangan yang Hendak Menikah Tewas Bersama Polisi

Kecelakaan maut di Jalan Tjilik Riwut Km 18 Palangka Raya menewaskan tiga orang, termasuk pasangan…

4 hours ago