Rumiadi juga berharap agar pemkab dapat terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan dan penyelenggaraan ibadah haji pada tahun-tahun mendatang.
Menurutnya keberadaan PHD untuk membantu para jamaah haji melaksanakan berbagai kegiatan, lantaran tak semua jamaah pernah melaksanakan ibadah haji maupun umrah. Selain itu untuk mengatasi kurangnya pengetahuan jalan di tanah suci serta komunikasi bahasa.
”Dengan adanya petugas pendamping haji daerah akan lebih memudahkan para jamaah dalam beribadah dengan lancar,” jelasnya.
Sementara itu, jumlah jamaah haji yang datang dan disambut adalah 53 orang, sedangkan 16 orang jamaah lainnya menyampaikan bertahan di Banjarmasin. Kemudian 5 jamaah haji lainnya masih dalam proses pemulangan dari Arab Saudi karena tergabung pada kloter 5,6 dan 19.(pan)
Page: 1 2
Pemerintah Kota Palangka Raya mulai melakukan penataan dan perapian jaringan kabel komunikasi yang dinilai berpotensi…
PKB Palangka Raya mendukung peringatan Tahun Baru Islam 1448 H di Kereng Bangkirai melalui bantuan…
Pemprov Kalteng menggelar Salat Hajat dan Doa Bersama di Istana Isen Mulang untuk menyambut 1…
Memasuki masa peralihan musim dengan kondisi cuaca yang masih tidak menentu, Pemerintah Kota Palangka Raya…
Tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kota Palangka Raya yang telah disahkan menjadi Peraturan Daerah (Perda)…
Lebih dari sepekan setelah peristiwa penganiayaan berat yang menggemparkan warga Jalan G Obos VI, Kota…