Rumiadi juga berharap agar pemkab dapat terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan dan penyelenggaraan ibadah haji pada tahun-tahun mendatang.
Menurutnya keberadaan PHD untuk membantu para jamaah haji melaksanakan berbagai kegiatan, lantaran tak semua jamaah pernah melaksanakan ibadah haji maupun umrah. Selain itu untuk mengatasi kurangnya pengetahuan jalan di tanah suci serta komunikasi bahasa.
”Dengan adanya petugas pendamping haji daerah akan lebih memudahkan para jamaah dalam beribadah dengan lancar,” jelasnya.
Sementara itu, jumlah jamaah haji yang datang dan disambut adalah 53 orang, sedangkan 16 orang jamaah lainnya menyampaikan bertahan di Banjarmasin. Kemudian 5 jamaah haji lainnya masih dalam proses pemulangan dari Arab Saudi karena tergabung pada kloter 5,6 dan 19.(pan)
Page: 1 2
Mendadak jagat media sosial kembali diramaikan dengan kemunculan istilah Yank Uwes Yank yang dalam beberapa hari terakhir…
Dishut Kalteng mengintensifkan penanganan karhutla dengan mengerahkan seluruh personel dan memperkuat patroli serta upaya pencegahan.
Peluang Timnas Indonesia untuk melangkah ke semifinal Piala AFF 2026 belum sepenuhnya tertutup meski harus kalah 0-3 dari Vietnam…
Kiprah pembalap muda asal Malaysia, Hakim Danish, dinilai sukses mengusik zona nyaman para rider papan atas pada kompetisi Moto3…
Keluarga besar Kanwil Kementerian Hukum Kalimantan Tengah berduka atas wafatnya Kepala Bagian Tata Usaha dan…
Kunjungan Menko Polkam ke Posko Karhutla di Pulang Pisau menjadi bukti dukungan pemerintah pusat dalam…