Rumiadi juga berharap agar pemkab dapat terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan dan penyelenggaraan ibadah haji pada tahun-tahun mendatang.
Menurutnya keberadaan PHD untuk membantu para jamaah haji melaksanakan berbagai kegiatan, lantaran tak semua jamaah pernah melaksanakan ibadah haji maupun umrah. Selain itu untuk mengatasi kurangnya pengetahuan jalan di tanah suci serta komunikasi bahasa.
”Dengan adanya petugas pendamping haji daerah akan lebih memudahkan para jamaah dalam beribadah dengan lancar,” jelasnya.
Sementara itu, jumlah jamaah haji yang datang dan disambut adalah 53 orang, sedangkan 16 orang jamaah lainnya menyampaikan bertahan di Banjarmasin. Kemudian 5 jamaah haji lainnya masih dalam proses pemulangan dari Arab Saudi karena tergabung pada kloter 5,6 dan 19.(pan)
Page: 1 2
Hari ke-12, Tim SAR Gabungan Evakuasi 14 Korban KM Virgo 8, 93 Masih Dicari Tim…
Kanwil Kemenkum Kalteng mengharmonisasi rancangan produk hukum daerah untuk mendukung percepatan penanganan Karhutla.
ESI Kalteng menyambut kepemimpinan Jenderal TNI (Purn.) Muhammad Herindra sebagai Ketum PB ESI 2026–2030 dan…
Wagub Kalteng Edy Pratowo membuka Rapimprov KADIN 2026 dan menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi daerah harus…
Timnas Indonesia mendapat kesempatan besar untuk meraih trofi perdana di FIFA ASEAN Cup 2026. Pelatih…
Kabut asap membuat jarak pandang di Bandara Tjilik Riwut turun di bawah 1.000 meter dan…