Naruk juga melihat meningkatnya tren gowes ini sebagai peluang besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, khususnya bagi para pelaku UMKM dan penyedia jasa yang berkaitan dengan olahraga sepeda. Tempat-tempat berkumpulnya para pesepeda di pagi hari kini menjadi titik ekonomi baru yang menghidupkan usaha warung makan, penjual minuman, hingga kreativitas komunitas pemuda.
“Tren gowes yang meningkat ini tidak hanya bicara soal kebugaran fi sik masyarakat, tetapi juga menggerakkan ekonomi mikro di Barito Utara. Kami berharap tren ini tidak hanya musiman, melainkan bisa menjadi gaya hidup jangka panjang yang diharap kedepannya didukung dengan penyediaan fasilitas jalur sepeda yang aman,” tutupnya. (bn/nue/kpg)
Page: 1 2
Penelitian di Gunung Mas menunjukkan paparan merkuri berkaitan dengan meningkatnya risiko gizi buruk dan stunting…
KADIN Kalteng resmi membuka pendaftaran calon ketua umum periode 2026-2031. Setiap kandidat wajib memenuhi persyaratan…
Pemerintah Kabupaten Kapuas terus memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel. Salah satu upaya…
PLN UP2B Kaltimra memasang perangkat anti hewan pada tower komunikasi radio untuk menjaga keandalan sistem…
Kecelakaan pikap dan sepeda motor di Jalan Soekarno Palangka Raya menyebabkan pengendara motor mengalami luka…
PLN dan BINDA Kalteng memperkuat sinergi melalui audiensi dan inspeksi sistem guna memastikan keandalan pasokan…