Menurutnya, depresiasi rupiah berpotensi menimbulkan efek berantai terhadap kehidupan masyarakat. Indonesia masih bergantung pada sejumlah komoditas impor, mulai dari bahan baku industri hingga kebutuhan pendukung sektor kesehatan dan energi. Ketika rupiah melemah, biaya impor meningkat dan pada akhirnya dapat berdampak pada kenaikan harga barang di tingkat konsumen.
“Nilai tukar rupiah yang terus tertekan bukan sekadar angka statistik. Dampaknya bisa dirasakan masyarakat melalui kenaikan biaya hidup dan meningkatnya ketidakpastian ekonomi,” ujarnya.
Mahasiswa juga menyoroti kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang masih menghadapi tekanan fiskal. Mereka menilai pemerintah perlu lebih berhati-hati dalam menentukan prioritas belanja negara di tengah situasi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil.
Kritik terhadap Program Beranggaran Besar
Dalam orasinya, mahasiswa mempertanyakan keberlanjutan sejumlah program pemerintah yang membutuhkan anggaran besar, seperti Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta Koperasi Merah Putih.
Mereka meminta pemerintah memastikan setiap program berjalan secara transparan, tepat sasaran, dan bebas dari penyimpangan. Apalagi, belakangan muncul sorotan publik terkait dugaan penyalahgunaan kewenangan dalam pelaksanaan sejumlah program strategis pemerintah.
BEM SI menegaskan kritik tersebut bukan bentuk penolakan terhadap program yang berpihak kepada rakyat, melainkan tuntutan agar setiap rupiah uang negara dikelola secara akuntabel dan menghasilkan manfaat nyata.
Bencana alam kembali melanda Negeri Sakura. Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI bersama Kedutaan Besar Republik…
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita satu unit mobil Mitsubishi Pajero Sport yang diduga berkaitan dengan…
Dua helikopter water bombing BNPB telah menjatuhkan 8,72 juta liter air untuk membantu memadamkan karhutla…
Tiga titik karhutla di Kelurahan Kameloh Baru berhasil dilokalisasi, sementara tim gabungan masih melanjutkan proses…
Pemko Palangka Raya memastikan stok Pertalite di seluruh SPBU aman dan meminta masyarakat tidak panik…
Disdamkarmat Palangka Raya menyimpulkan kebakaran barak di Jalan Halaban diduga dipicu korsleting listrik pada instalasi…