Eko menyampaikan bahwa anak buahnya langsung dikerahkan untuk membantu petugas kepolisian di Kalteng, khususnya di Katingan. Dia mengaku turut merasakan kehilangan setelah Aipda Yudhie Perdana Putra gugur dalam pelaksanaan tugas di lapangan.
”Kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum Aipda Yudhie Perdana Putra yang gugur saat menjalankan tugas memberantas peredaran narkotika,” ucap Brigjen Eko.
Eko memastikan, pihaknya ikut turun tangan agar penegakan hukum terhadap bandar narkoba di Kalteng berjalan maksimal. Apalagi, Bareskrim mendapat informasi ada 2 orang personel Satresnarkoba Polres Katingan hilang. Kini salah satunya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.
”Kami akan melakukan back up penuh terhadap jajaran di lapangan, baik dalam proses pencarian anggota yang masih belum ditemukan, pengamanan wilayah, maupun pengungkapan tuntas jaringan narkotika dan pelaku penyerangan terhadap anggota Polri,” tegasnya. (jpc)
Page: 1 2
Nissan Cima Y33 Gen 3 adalah mobil sedan mewah ikonik dari Jepang yang diproduksi pada tahun 1996-2001.
Toyota Camry XV30, yang sering disebut sebagai Camry Menteri adalah sedan premium yang masih nyaman untuk dikendarai sebagai…
Rencana Pemerintah Kota Palangka Raya menutup Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di Jalan Lawu mulai 13…
Meski harga BBM non-subsidi turun, pengguna di Palangka Raya justru beralih ke Pertalite sehingga antrean…
Garasi tim pabrikan Ducati sempat diprediksi akan menjadi panggung konflik panas ketika Marc Marquez bergabung. Banyak pihak khawatir bahwa…
Operasi pencarian Anak Buah Kapal (ABK) Tugboat (TB) Kapuas Bahari V di perairan Muara Sampit…